• News

  • Megapolitan

Soal Pembentukan Pansus Jual Beli Jabatan di Pemprov DKI, Ini Kata Fraksi PKB

Ketua Fraksi PKB DPRD DKI Hasbiallah Ilyas
Berita360
Ketua Fraksi PKB DPRD DKI Hasbiallah Ilyas

JAKARTA, NNC - Fraksi PKB DPRD DKI Jakarta mendukung dibentuknya panitia khusus (Pansus) untuk menyikapi dugaan jual beli jabatan di Pemprov DKI. Namun, pembentukan dilakukan setelah dilakukan evaluasi terhadap kinerja kepala dinas yang telah dilantik.

Demikian ditegaskan Ketua Fraksi PKB DPRD DKI Hasbiallah Ilyas. Menurutnya evaluasi kegiatan kinerja kepala dinas perlu dilakukan untuk mengetahui apakah pembentukan pansus perlu dilakukan atau tidak.

"Kalau menurut saya begini, lebih baik kita lihat dulu kinerjanya. Kita lihat kinerja jabatan. Kalau bagus kita silakan jalan. Kalau nggak bagus kita pansus," kata Hasbiallah saat dihubungi, Jumat (15/3/2019).

Hasbiallah mengatakan kalau memang serapan anggaran bagus maka pansus tidak perlu dibentuk. Dia ingin kepala dinas yang dibentuk Anies membuktikan diri.

"Kalau anggaran lebih bagus kenapa tidak. Nggak ada masalah, satu-dua bulan ini kinerja gimana. Penyerapan gimana. Sekarang kan masih nol persen," ujarnya.

Hasbiallah tidak mempermasalah politis atau tidak kebijakan pergantian pejabat tersebut. Dia mementingkan kinerja para kepala dinas di DKI Jakarta.

"Kalau saya tidak melihat politis atau tidak politisnya. Kita lihat kinerja, itu yang penting," sebutnya.

Sebelumnya, DPRD DKI Jakarta tengah mengkaji pembuatan pansus jual-beli jabatan. Hal itu dilakukan lantaran DPRD DKI tak puas dengan penjelasan Pemprov DKI Jakarta mengenai dugaan tersebut.

Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta William Yani mengaku mendapat banyak laporan dari PNS yang didemosi. Laporan yang diterima menyebutkan banyak pejabat tidak mengetahui posisi barunya saat dilantik.

"PNS sampai di lokasi nggak tahu, saya mau jabatan apa. Hanya dikasih undangan, hanya disuruh datang," jelasnya.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Nazaruli