• News

  • Megapolitan

Polisi Tangkap Wanita Perekam Video Penggal Kepala Jokowi

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono.
Istimewa
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Polisi menangkap seorang wanita berinisial IY. Ia diduga sebagai pelaku yang merekam video Hermawan Susanto, pemuda yang mengancam memenggal kepala Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Iya betul, yang bersangkutan sudah diamankan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono dikonfirmasi wartawan, Rabu (15/5/2019).

Argo menyebut, saat diperiksa, IY mengakui telah merekam video yang sempat viral tersebut. "Yang bersangkutan mengakui bahwa dia adalah yang ada di video tersebut," ujarnya.

Menurut informasi, IY ditangkap di Bekasi, Jawa Barat siang tadi, dan saat ini telah dibawa ke Polda Metro Jaya untuk diperiksa.

Sebelumnya, polisi berhasil meringkus Hermawan Susanto, pria yang diduga mengancam akan memenggal kepala Jokowi seperti di video yang viral di media sosial. HS ditangkap di Perumahan Metro, Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (12/5/2019). 

HS kini berstatus tersangka dan masih menjalani pemeriksaan yang intensif. Ia dikenakan pasal Pasal 104 Kita Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dan Pasal 27 ayat 4 junto pasal 45 ayat 1 UU RI nomor 19 tahun 2016 perubahan atas UU RI no 11 tahun 2008 tentang ITE.

Setelah Herman ditangkap, Jatanras Polda Metro Jaya mengimbau kepada dua wanita yang ada dalam video viral ancaman 'penggal kepala Jokowi' untuk menyerahkan diri ke aparat kepolisian. Salah seorang wanita diduga sebagai perekam video.

Himbauan itu disampaikan lewat berbagai akun media sosial Jatanras Polda Metro Jaya, pada Senin (13/5/2019) malam.

"Diharapkan 2 orang wanita yang ada di video viral pengancaman pembunuhan 'penggal kepala presiden' agar menyerahkan diri... Wujudkan masyarakat yang taat hukum..," demikian himbauan @Jatanraspoldamj.

 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Widita Fembrian