• News

  • Megapolitan

Pemprov DKI Targetkan Pembangunan Jembatan Pulau C dan D Rampung Akhir 2019

Ilustrasi penataan pulau reklamasi
Istimewa
Ilustrasi penataan pulau reklamasi

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pembangunan jembatan yang menghubungkan Pulau C dan D segera dimulai. Pembangunan akan dilakukan setelah PT Jakarta Propertindo (JakPro) mengajukan izin mendirikan prasarana (IMP) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP).

Ditargetkan Pembangunan Jembatan pulau C dan D akan selesai pada akhir 2019. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugraha.

"Proyeknya sudah mulai, dia (JakPro) sekarang kami suruh mengajukan IMP melalui PTSP," kata Hari di Balaikota DKI, Kamis (16/5/2019).

Dinas Bina Marga baru bisa mengeluarkan rekomendasi pembagunan jembatan setelah IMP keluar. Dalam rekomendasi itu dicantumkan luas, panjang, dan ketebalan jembatan.

Ia menjamin tak akan mempersulit surat rekomendasi pembangunan jika PT JakPro telah mengantongi IMP.

"Begitu dia mengurus ke PTSP untuk IMP nya itu akan langsung kita proses surat rekomendasinya," ujar dia.

Terkait pendanaan, Dinas Bina Marga menyerahkan langsung ke PT JakPro. Ini sesuai penugasan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke perusahaan pelat merah itu.

"JakPro sendiri, kan penugasan dari Gubernur kepada JakPro. Itu mungkin anggarannya sendiri atau penyertaan modal, saya enggak tahu. Kita hanya rekomendasikan IMP," pungkas dia.

Sebelumnya Anies menugaskan PT Jakpro mengelola pulau C, D, dan G . Tugas itu tertuang dalam Perda 120 Tahun 2018 tentang penugasan kepada PT Jakpro untuk mengelola lahan hasil reklamasi Pantai Utara Jakarta.

Dalam Pasal II disebut bahwa PT Jakpro berhak mengelola lahan kontribusi sesuai dengan panduan rancangan kota. Selain itu, PT Jakpro diperbolehkan melakukan kerja sama pengelolaan sarana, prasarana, dan fasilitas umum lainnya, pada pemegang izin pelaksanaan reklamasi kepada Pemprov DKI.

Sarana, prasarana, dan fasilitas yang bisa dikelola PT Jakpro ialah rumah susun untuk masyarakat berpenghasilan rendah, restoran ikan, kantor pemerintah, dermaga, pasar tematik, dan tempat ibadah. Anies meminta PT Jakpro menyusun penataan pulau reklamasi.

Pulau C dan D merupakan milik PT Kapuk Naga Indah. Sedangkan, Pulau G milik PT Muara Wisesa Samudra. Tiga pulau itu sudah disegel. Alasan Anies memilih PT Jakpro lantaran dinilai paling paham mengenai pembangunan.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Nazaruli

Apa Reaksi Anda?