• News

  • Megapolitan

Didesak Ganti Saefullah, Gubernur Anies Diminta Bentuk Pansel Pemilihan Sekda DKI

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Istimewa
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Masa jabatan Sekda DKI Jakarta Saefullah dipastikan berakhir pada 11 Juli mendatang. Desakan untuk mengganti Sekda pun muncul dari 'Kebon Sirih'.

Saefullah tercatat sudah lima tahun menduduki kursi orang nomor tiga di Balai Kota tersebut. Karena itulah, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan didesak segera membentuk Panitia Seleksi (Pansel) Pemilihan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, untuk menggantikan posisi Saefullah. 

"Sekda ya harus diganti. Kan sudah lima tahun dia disitu. Kayak nggak ada pejabat lain aja yang bisa jadi Sekda," kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik di Jakarta, Sabtu (18/5/2019). 

Sementara Pengamat Kebijakan Publik Amir Hamzah mengatakan, soal masa jabatan Sekda ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). 

"Anies harus bentuk Pansel Sekda untuk mengganti posisi Saefullah yang habis masa tugasnya pada 11 Juli," ujar Amir. 

Setelah diperoleh tiga nama calon Sekda yang lolos seleksi, Anies sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian Daerah akan menyetorkannya kepada Presiden melalui Kementerian Dalam Negeri. 

Menurut Amir, apabila hingga 11 Juli belum ada nama pengganti Saefullah yang definitif, Gubernur DKI bisa menunjuk Pelaksana Tugas Sekda. 

"Anies juga bisa memperpanjang jabatan Sekda Saefullah untuk periode berikutnya," terang Amir. 

Amir menambahkan, posisi Sekda sangat krusial, karena sebagai koordinator dan penanggungjawab Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sebentar lagi harus melakukan pembahasan APBD 2020.

 

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Widita Fembrian