• News

  • Megapolitan

Keberadaan Pendatang Bukan Masalah, Gubernur Anies: Yang Penting Lapangan Pekerjaan

Pendatang bukan masalah, Gubernur Anies: Yang penting lapangan pekerjaan.
Urbanisasi
Pendatang bukan masalah, Gubernur Anies: Yang penting lapangan pekerjaan.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku tidak kuatir dengan adanya pendatang baru di Jakarta. Menurutnya, keberadaan pendatang di Jakarta bukan menjadi masalah.

Meski demikian dirinya meminta agar para pendatang untuk memenuhi administrasi untuk berada di Jakarta. Dikatakan Anies, urbanisasi penduduk tidak akan membuat ibukota menjadi kumuh, hal itu bisa dilakukan dengan pengadaan lapangan kerja serta meningkatnya perekonomian di Jakarta.

"Yang penting adalah lapangan pekerjaan, ekonomi, dengan pertumbuhan ekonomi yang baik maka bisa mendapatkan pekerjaan yang baik, dengan mendapatkan pekerjaan yang baik maka otomatis tempat tinggalnya pun akan menjadi lebih baik. Jadi dorongan kita adalah pada pertumbuhan ekonomi," kata Anies di Balaikota, Selasa (11/6/2019).

Lanjutnya, ia mengatakan, saat ini tingkat perekonomian di Jakarta tumbuh diatas rata-rata nasional. Disisi lain pihaknya juga akan memberikan kemudahan bagi para pengusaha.

"Kita akan terus mendorong dengan kemudahan izin berusaha, kemudian juga kita fasilitasi untuk berbagai macam kebutuhan untuk investasi. Jadi harapannya nanti tenaga kerja yang tersedia bisa lebih banyak," ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai sejak operasi yustisi disetop pada tahun lalu, penambahan penduduk yang datang tidak terlalu signifikan. Oleh karena itu, ia kembali meniadakan kegiatan tersebut pada tahun ini.

Ia menyebut majunya perekonomian Jakarta karena ada sumbangsih para perantau yang bekerja dan berdagang. Anies berharap pendatang yang sudah lama mendiami Ibu Kota tidak perlu perotes bila ada perantau baru saat ini.

"Jakarta hidup berkembang lewat begitu banyak pendatang, karena itu bagi generasi pendatang awal, hargai generasi pendatang berikutnya. Kenapa yang dulu datang boleh, lalu yang datang kemudian jadi dianggap jangan datang?" tutur Anies saat itu.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Sulha Handayani