• News

  • Megapolitan

NasDem dan Hanura Ajukan Interpelasi unuk Anies, Gerindra: Itu Berlebihan

 Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta Abdul Ghoni.
Akurat
Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta Abdul Ghoni.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta Abdul Ghoni menyebut usulan interpelasi terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang digulirkan Fraksi NasDem dan Hanura DPRD DKI merupakan hal yang berlebihan.

"Iya berlebihan, itu mencari sandiwara dalam lelucon. Dalam situasi dan kondisi sekarang ini," kata Ghoni di Gedung DPRD, Senin (17/6/2019).

Dirinya menuturkan DPRD DKI Jakarta seharusnya menanyakan terlebih dahulu ke kepala dinas terkait. Usulan hak interpelasi dinilai terlalu jauh.

"Harusnya dia konfirmasi dulu tanya, kalau Bestari sebagai anggota DPRD DKI tanya ke Dinas Cipta Karya. Minta penjelasan," ujar Ghoni.

Ghoni mengatakan Gerindra tidak akan ikut dalam hak interpelasi. Dia menyebut kesalahan fatal ada pada gubernur sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok.

"Sebetulnya paling fatal zaman Ahok dong. Beliau ada bangunan, tapi belum ada izin bangunannya. Jangan masyarakat nggak ada izin bangunannya langsung dirobohkan," sebut Ghoni.

Sebelumnya, Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta akan mengajukan hak interpelasi kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. NasDem menilai DPRD DKI perlu penjelasan terkait penerbitan izin mendirikan bangunan (IMB) yang dikeluarkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Bestari Barus mengaku hingga saat ini belum bisa menkonfirmasi penerbitan IMB ke Pemprov DKI Jakarta. Pihaknya yang berada di Komisi D juga belum mendapat penjelasan dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang terkait rekomendasi penerbitan IMB ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

 

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Widita Fembrian

Apa Reaksi Anda?