• News

  • Megapolitan

Jika Kandidat Cawagub DKI Ditolak, Gerindra Siapkan Nama Baru 

Sandiaga Uno.
Harian Fajar
Sandiaga Uno.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sejak ditinggal Sandiaga Uno maju dalam Pilpres 2019 lalu, kursi wakil gubernur DKI Jakarta hingga saat ini masih kosong.

Panitia Khusus (Pansus) pemilihan calon wakil gubernur (cawagub) DKI saat ini tengah bekerja membentuk tata-tertib (tatib) pemilihan wagub DKI Jakarta. Ada dua nama kandidat cawagub DKI, yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu. Keduanya merupakan politisi asal PKS.

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Jakarta Abdul Ghoni mengatakan pihaknya siap mengajukan nama baru untuk menjadi Cawagub DKI Jakarta jika dua cawagub dari PKS gagal terpilih di rapat paripurna.

Nama Ketua DPD Partai Gerindra DKI yang juga Wakil Ketua DPRD DKI Mohamad Taufik jadi salah satu yang digaungkan.

Ghoni mengatakan jika dalam dua kali rapat paripurna tidak mencapai keputusan yang kuorum, maka DPRD akan mengulang proses pemilihan mulai dari pencarian nama cawagub.

"Lihat saja nanti, kalau sudah mengarah mencapai paripurna pemilihan terus sekali itu tidak kuorum diberikan waktu 10 hari. 10 hari selanjutnya enggak kuorum berarti ada pengajuan nama baru, berarti kan (calon dari PKS) enggak diterima," kata Ghoni saat ditemui di Gedung DPRD, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (17/6/2019).

"Iya dari ulang lagi. Gerindra jadi bisa ikut mencalonkan, kan partai pengusung. Kalau partai pengusung itu kan punya hak yang sama," lanjutnya.

Menurutnya, nama Mohamad Taufik dinilai layak menjadi salah satu kandidat cawagub pengganti Sandiaga Uno untuk mendampingi Anies Baswedan yang sudah bekerja sendiri selama kurang lebih 10 bulan.

"Ada bang Taufik, banyak lah. Bang Taufik layak, dia di organisasi dan politik sudah mumpuni. Dia mantan Ketua KPU DKI, sudah tahu dia lembah-lembah di DKI ini," tegas Abdul.

Meski bisa terjadi pengajuan nama baru, Abdul menjamin proses itu tidak akan memakan waktu lama, ia menargetkan proses pemilihan cawagub DKI pengganti Sandiaga Uno selesai sebelum wajah anggota dewan yang baru masuk ke Parlemen Kebon Sirih.

 

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Widita Fembrian

Apa Reaksi Anda?