• News

  • Megapolitan

Kepemimpinan Jakarta Nyaris ‘Kosong‘, Begini Saran Ketua DPRD DKI Jakarta

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi.
foto: poskota
Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kepemimpinan Jakarta nyaris "kosong", terlebih jika Gubernur Anies Baswedan melakukan dinas ke luar negeri. Demikian halnya saat Anies tengah melawat ke Kolombia dan Amerika Serikat, posisi wakil gubernur sangat penting.

Hal itu ditegaskan Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi. Menurutnya, cukup krusialnya orang nomor dua di DKI, maka posisi wagub DKI Jakarta harus segera diisi.

"Kan saya rasa sebetulnya dan secepatnya harus ada Wakil Gubernur,. Penting (Wagub, red) itu," kata Prasetio, Senin (15/7/2019).

Sekedar diketahui, hampir setahun kursi Wagub ditinggalkan Sandiaga Uno kosong. Proses pemilihan wagub DKI dengan membentuk Pansus saat ini tengah berjalan.

Meski diisi sementara oleh Sekretaris Daerah Sekda Syaefullah sebagai Pelaksana Harian Gubernur DKI, menurut Prasetio, posisi wakil gubernur perlu segera diisi.

Dia menyatakan pada 22 Juli nanti akan digelar rapat paripurna terkait pembahasan nama wakil gubernur. Keputusan lanjut atau tidaknya pembahasan tergantung terpenuhinya syarat kuorum. Pembahasan akan berlanjut ketika 50 plus 1 suara anggota dewan yang hadir.

"Jadi, kita lihat saja nanti. Kalau memang tidak kuorum, saya serahkan ke Pak Gubernur," ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan proses pemilihan wakil gubernur pengganti Sandiaga masih diproses oleh DPRD saat ini.

Anies pun mempercayakan hasilnya kepada partai politik yang mempertimbangkan nama-nama yang akan diajukan sebagai calon pendampingnya.

Posisi Wagub DKI resmi lowong sejak Sandiaga Uno mendaftar sebagai Calon Wakil Presiden ke KPU pada 10 Agustus 2018. Sandi berpasangan dengan Prabowo Subianto sebagai capres. Merujuk hal tersebut, posisi DKI-2 kosong hampir setahun.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Taat Ujianto