• News

  • Megapolitan

Tak Permudah Investasi Masuk, Ketua DPRD DKI: Sekarang Tak Seperti Era Jokowi dan Ahok

Ketua DPRD DKI-Prasetio Edi Marsudi
foto: mitrapol.com
Ketua DPRD DKI-Prasetio Edi Marsudi

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi mengatakan bahwa pernyataan Presiden Jokowi yang akan mengejar orang-orang yang menghambat investasi di Indonesia, harus dijalankan serius oleh pemerintah daerah.

Menurut Prasetio, pernyataan Jokowi tersebut bertujuan agar pembangunan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah saling berkaitan atau sinkron.

"Kalau bicara masalah pemerintah dan pemerintah daerah, kita tidak boleh melihat warna, tapi kita harus melihat masyarakatnya. Ini kepentingan rakyat banyak. Bagaimana investasi di daerah akan maju, kalau terhambat dengan urusan partai politik," kata Prasetio, Senin (15/7/2019).

"Jadi kalau sudah terpilih menjadi gubernur atau presiden, lepaskan itu jubah. Dia melihat bagaimana bangsa ini ke depan lebih hebat," sambungnya.

Untuk itu, Prasetio mengatakan akan membahas pernyataan Jokowi tersebut dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Politisi PDIP itu ingin agar investasi yang akan masuk ke Indonesia tidak terhambat.

"Karena bukan seperti apa-apa, di pemerintah daerah untuk investasi, contohnya Jakarta, itu ketakutan karena aturan-aturan banyak yang masih terhambat. Makanya waktu Pak Jokowi, Pak Ahok, dan Pak Djarot, itu mempermudah investasi masuk," tuturnya.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Taat Ujianto