• News

  • Megapolitan

Nasib Tragis Penjual Soto, Usai Lakukan Curanmor Gunakan Airsoft Gun Dibekuk Polisi

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono
foto: independensi.com
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dua pelaku pencurian sepeda motor, berinisial Z dan RG ditangkap Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Kedua pelaku kerap membawa senjata airsoft gun ketika beraksi untuk menakuti korbannya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan dua pelaku pencurian sepeda motor tersebut ditangkap pada 24 Juni beserta barang bukti.

"Kedua pelaku ditangkap petugas pada 24 Juni 2019 berikut barang bukti berupa senjata revolver air soft gun dengan gas dan enam butir peluru gotri, lalu air soft gun N70 Makarov, peluru 4,5 mm dan dua gas tanpa surat izin yang sah," kata Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (23/7/2019).

Lebih lanjut Argo menyebutkan salah satu pelaku merupakan penjual soto.

"Pelaku Z pada mulanya memiliki usaha berjualan soto. Namun usai menikah, usaha soto miliknya itu justru makin tidak laris dan akhirnya bangkrut," ujarnya.

Dalam keadaan terdesak ekonomi, Z ngobrol dengan RG yang saat itu juga tengah menganggur. Karena keadaan, keduanya akhirnya memutuskan untuk melakukan pencurian sepeda motor.

"Akhirnya mereka memutuskan mencuri saja. Sejak sebelum Lebaran mereka mulai melakukan aksinya," ujar Argo.

Dalam melakukan aksinya, kata Argo, mereka berkeliling kampung saat malam hari dan mengincar motor yang diparkir pemiliknya di teras dan di pinggir jalan.

"Sasaran keduanya adalah motor yang diparkir di luar rumah. Pengakuannya, mereka sudah melakukan aksinya di enam lokasi," ucapnya.

Usai motor incarannya didapat, para pelaku tidak perlu mencari penadah karena mereka telah memiliki penadah tetap, yang saat ini masih dalam pengejaran (DPO).

"Dari satu motor dapat Rp2,6 juta. Jadi satu orang mendapat jatah Rp1,3 juta," tuturnya. Akibat perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Reporter : Sesmawati
Editor : Taat Ujianto