• News

  • Megapolitan

PSI Tak Mau Terima Pin Emas, Taufik Gerindra Sekalian Aja tak Minta Gaji

Wakil Ketua DPRD DKI, Mohammad Taufik
Dokumen NNC/Wahyu Praditya Purnomo
Wakil Ketua DPRD DKI, Mohammad Taufik

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sikap Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang menolak Pin Emas anggota DPRD tak terlalu dihiraukan Pimpinan DPRD DKI Jakarta. Penolakan pin emas merupakan hak PSI.

"Itu (pemberian pin emas) sudah aturan, tapi jika (PSI) nggak mau terima, ya tidak masalah," kata Wakil Ketua DPRD DKI, Mohammad Taufik, Selasa (20/8/2019).

Sebelumnya, Wakil Ketua DPW PSI DKI Jakarta, Rian Ernest mempertanyakan pembuatan pin emas yang dinilainya menghambur-hamburkan anggaran.

Menurut Taufik, jika pemberian Pin Emas dinilai suatu pemborosan, sekalian saja PSI tak minta gaji atau fasilitas sebagai anggota dewan. Pasalnya pembuatan Pin Emas telah dianggarkan oleh DPRD DKI Jakarta.

"Kalau dianggap pemborosan, sekalian aja nggak usah terima gaji atau fasilitas sebagai anggota dewan. Inikan udah dianggarkan," tegas Taufik.

Sebelumnya Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Wakil Ketua DPW, Rian Ernest menilai pengadaaan pin emas untuk para anggota dewan hanya menghamburkan uang. Untuk itu PSI akan menolak pin emas anggota DPRD DKI Jakarta.

Rian mengatakan anggaran pengadaan pin emas senilai Rp 1,3 miliar bisa dikurangi dengan dengan mengubah bahan emas dengan bahan lebih rendah, seperti kuningan. Ia mengatakan penghematan anggaran dari pengadaan pin emas bisa dialokasikan untuk program pemerintah lain yang lebih bermanfaat.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Nazaruli