• News

  • Megapolitan

PKS Tolak Usulan Wagub DKI Diisi Lebih dari Satu Orang

Anggota Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Ahmad Yani.
Monitor
Anggota Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Ahmad Yani.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Usulan posisi Wakil Gubernur DKI Jakarta yang akan diisi oleh lebih dari satu nama, mendapat beragam tanggapan. Termasuk dari Fraksi PKS DPRD DKI yang merupakan partai pengusung dua nama kandidat wagub DKI pendamping Anies Baswedan.

Fraksi PKS menyatakan akan menolak mentah-mentah wacana tersebut. Hal itu ditegaskan anggota Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Ahmad Yani.

Ahmad Yani mengatakan, pihaknya masih berpegang pada Undang-undang Nomor 34 Tahun 1999 tentang Daerah Khusus Ibu Kota Negara Republik Indonesia Jakarta. Dimana dalam peraturan tersebut disebutkan bahwa Jakarta dipimpin oleh satu orang Gubernur dan Wakil Gubernur.

"Enggak sesuai dengan aturan. Aturannya cuma dua calon Wagub, nah dari dua itu dilakukan pemilihan," kata Ahmad Yani, Rabu (11/9/2019).

PKS, kata dia, menginginkan agar posisi Wagub pendamping Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tetap diisi oleh satu orang.

"Posisi Wagub ini penting, kalau dulu banyak, sekarang harus ada (satu) Wagubnya," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua sementara DPRD DKI Pantas Nainggolan sempat mengusulkan posisi Wagub DKI Jakarta diisi oleh lebih dari satu orang.

Meski demikian, ia menyebut usulan ini masih bersifat wacana yang digulirkan oleh beberapa orang anggota dewan.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Widita Fembrian