• News

  • Megapolitan

Sekda DKI Anggap Tak Perlu Penambahan Wagub, Ini Alasannya

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama Sekda DKI Saefullah.
Dokumentasi Netralnews
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama Sekda DKI Saefullah.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah mengatakan walaupun DKI Jakarta memiliki satu wakil gubernur (wagub), semua program bisa berjalan.

Hal ini disampaikan Saefullah menanggapi usulan DPRD DKI untuk menambah jumlah wagub DKI. Menurutnya, penambahan wagub tak perlu dilakukan.

Lebih lanjut dirinya mengatakan Sekda juga bagian dari kepala daerah. Selain itu ada juga asisten yang membantu kerja kepala daerah. Terkait efektivitas kinerja kepala daerah dengan satu wagub, dia mengatakan tak bisa menilai.

"Saya kan bagian dari gubernur. Tetapi semua program jalan kok. Kan ada asisten pemerintahan, asisten ini, banyak kok. Masih jalan," kata Saefullah di Balai Kota, Rabu (11/9/2019).

Diketahui Ketua sementara DPRD DKI Pantas Nainggolan sempat mengusulkan posisi Wagub DKI Jakarta diisi oleh lebih dari satu orang. Ia menyebut usulan ini masih bersifat wacana yang digulirkan oleh beberapa orang anggota dewan.

Saefullah enggan menanggapi lebih jauh soal wacana ini. Dia mengatakan sesuai regulasi yang ada saat ini, jumlah wagub harus satu. Jika pun ada usulan revisi UU tentang Daerah Khusus Ibu Kota, dia mengatakan prosesnya cukup panjang dan harus dibahas di DPR RI.

"UU kan tahu sendiri rutenya panjang. Mesti ada draft, mesti dibahas di DPR pusat, mesti persetujuan presiden. Berapa banyak itu? Berapa lama itu? Panjang," ujarnya.

Kendati demikian, menurutnya tetap ada kemungkinan wacana ini bisa berlanjut. "Probabilitas sih ada saja. Tetapi kan berapa banyak, berapa lama, belum tahu," pungkasnya

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Nazaruli