• News

  • Megapolitan

Gubernur Anies Bakal Revisi Ingub Pengendalian Kualitas Udara Tiga Bulan Sekali

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Istimewa
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan mengevaluasi Instruksi Gubernur (Ingub) 66/2019 terkait pengendalian kualitas udara, setiap tiga bulan sekali.

Hal tersebut dikatakan Anies beralasan, Ingub ini tak bisa dievaluasi dalam sebulan. Waktu sebulan terlalu singkat untuk melihat hasil dari penarapan Ingub ini.

"Nanti komprehensifnya akan kami berikan, tapi saya rasa tak cukup hanya satu bulan, kami akan berikan triwulannya," kata Anies di Balai Kota DKI, Senin (16/9/2019).

Dirinya menyebut, nantinya laporan evaluasi per tiga bulan itu akan disampaikan berdasarkan data kualitas udara per harinya.

"Kalau datanya dikumpulkan tiap hari seperti data lalu lintas dikumpulkan tiap hari, kemudian udara tiap hari. Nanti kami laporkan berkala," ujar Anies.

Diketahui Ingub tentang pengendalian kualitas udara Jakarta ini dikeluarkan sebulan yang lalu sebagai upaya pemprov DKI mempebaiki kualitas udara Jakarta yang belakangan anjlok.

Dalam Ingub itu Anies mencanangakan delapan cara untuk keluar dari masalah ini. Kedelapan cara ini yakni:

1.Larang Kendaraan Berusia Diatas 10 Tahun tidak Beroperasi di Jalanan Ibu Kota.

2.Perluasan Area Ganjil Genap

3.Menaikkan Tarif Parkir

4.Wajib Uji Emisi Kendaraan Pribadi Di tahun 2019

5. Desak Percepatan Pembangunan Trotor Karena Sebabkan Polusi

6.Pantau cerobong industri aktif dan pembangkit listrik

7.Perbanyak Tanaman Berdaya Serap Polutan Tinggi

8. Pasang Solar Panel Digedung Milik Pemda. 

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Widita Fembrian