• News

  • Megapolitan

M Taufik Dorong Pembangunan Venue Voli Skala Internasional di Ancol dan Pulau Reklamasi

Ketua Persatuan Bola Voli Indonesia (PBVSI) DKI Jakarta M Taufik.
NNC/Didit
Ketua Persatuan Bola Voli Indonesia (PBVSI) DKI Jakarta M Taufik.

JAKARTA, NETRALNEWS - DKI Jakarta sebagai Ibu kota memiliki atlet-atlet yang berpotensi di cabang olahraga bola voli. Meski demikian hingga kini venue berskala internasional masih belum memadai.

Karena itu Ketua Persatuan Bola Voli Indonesia (PBVSI) DKI Jakarta M Taufik mendorong percepatan pembangunan lapangan bola voli baik lapangan bola voli pantai maupun lapangan bola voli indoor berskala internasional di Ibu Kota Jakarta.

Selama ini, untuk pertandingan bola voli berstandar internasional hanya mengandalkan lapangan bola voli di GOR Bulungan, Jakarta Selatan.

"Harus secepatnya itu kita wujudkan pembangunannya (lapangan bola voli). Karena selama ini DKI tidak punya lapangan bola voli berstandar internasional," kata Taufik usai rapat dengan tim PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia) di gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (18/9/2019).

Rapat tersebut selain dihadiri tim PBVSI bidang pembangunan lapangan juga dihadiri Insan Voli dan mantan atlet voli Zulfarshah dan Hadi Muhono.

Taufik mengakui, kurangnya venue berskala internasional bisa menjadi kendala dalam mengembangkan atlet-atlet di DKI. Padahal banyak potensi atlet yang bisa dilatih untuk menjadi atlet profesional.

"Alasannya, di sini potensi atletnya cukup banyak, tapi sayang venue-nya belum ada. Karena itu sudah saatnya kita harus membangun sejumlah venue berskala internasional di Jakarta," lanjut Taufik yang juga Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta tersebut.

Ketua PBVSI DKI Jakarta tersebut menyebutkan ada dua lokasi yang bisa dijadikan tempat pembangunan lapangan bola voli baik bola voli pantai maupun bola voli indoor. Dua lokasi tersebut yaitu Pantai Ancol dan kawasan pulau reklamasi.

"Nantinya kita akan melakukan audiensi dengan pak Gubernur dan pengembang-pengembang untuk mewujudkan hal itu (lapangan berskala internasional)," ujar dia.

Taufik menyinggung soal prestasi atlet bola voli putri DKI Jakarta yang berhasil menjadi juara Pra-PON 2020. Menurut dia, jika lapangan bola voli memadai, prestasi atlet di DKI bisa lebih baik.

"Tanpa lapangan berskala internasional saja bisa menjadi juara Pra-PON 2020 kemarin. Apalagi jika lapangan nanti sudah ada," tandasnya.

Sebagai informasi, tim bola voli putri DKI Jakarta berhasil menjadi juara Pra-PON 2020 setelah usai tim menang atas Jawa Tengah dalam final di GOR Bulungan, Jakarta Selatan, Sabtu (10/8/2019) lalu.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Irawan.H.P