• News

  • Megapolitan

Dilaporkan ke Bareskrim, Ahok: Polisi yang Periksa Bisa Tertawa

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Netralnews/Adiel Manafe)
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Netralnews/Adiel Manafe)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) santai menanggapi laporan yang dilayangkan oleh Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri karena dirinya dinilai telah melakukan penistaan agama.

Dengan santainya Ahok mengatakan, aparat kepolisian yang akan memeriksanya juga bisa merasa lucu atas tuduhan dirinya melakukan penistaan agama.

"Nanti polisi periksa juga bisa ketawa kan dia (ACTA) menuduh saya menghina Alquran, yang menghina Alquran siapa?," Kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Jumat (7/10/2016).

Ahok menambahkan, bahkan aparat kepolisian bisa membandingkan sendiri tanpa memanggil dirinya, akan menemukan jawaban dengan menyaksikan tampilan secara keseluruhan video, dengan yang dipotong dan disebarluaskan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dan menjadi viral di dunia maya.

"Polisi juga enggak usah panggil saya, dia bandingin dari video juga sudah tahu, jadi enggak perlu dilaporin," ungkapnya.

Lebih jauh mantan Bupati Belitung Timur itu menjelaskan maksud dari pernyataannya dalam video yang beredar yang diduga penistaan agama oleh dirinya.

"Saya sekolah Islam, ini yang saya maksud, saya saat sampaikan kepada warga Kepulauan Seribu bahwa jangan gara gara saya menawarkan bisnis 80:20, 80 persen untuk (warga yang) budidaya ikan, nanti kalian terikat harus pilih saya," jelas Ahok.

"Kalian ada yang dibodohi si rasis pengecut itu, saya enggak bilang (dalam video) rasis pengecut di situ ya, untuk tidak pilih saya menggunakan surat ini ya, jangan pilih saya kalau keberatan," ujar Ahok.

Atas hebohnya kasus ini, Tim Ahok mengklarifikasi dengan menampilkan video lengkap yang telah diunggah ke Youtube. Sebab dalam video yang sebelumnya heboh di dunia maya, tidak menampilkan keseluruhan isi rekaman video.

"Silakan tonton dari menit 23.40 sampai 25.35," pesan admin Instagram @timbtp.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Y.C Kurniantoro