• News

  • Megapolitan

Polisi Gerebek Gudang Beras Oplosan di Cipinang

Beras oplosan. (poskotanews.com)
Beras oplosan. (poskotanews.com)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Sebuah gudang beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (6/10/2016), digerebek tim penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri. Ratusan ton beras yang berasal dari Bulog dioplos lalu dijual kembali dengan harga tinggi.

Pengoplosan beras itu terungkap karena kecurigaan pihaknya mengenai data Bulog Divisi Regional DKI Jakarta soal adanya pengiriman 400 ton beras dari Bulog ke PT DSU. Sementara PT DSU sendiri bukan merupakan perusahaan distributor yang ditunjuk untuk menerima beras impor.

Menurut Kabareskrim Mabes Polri Irjen Pol Ari Dono Sukmanto, terbongkarnya bisnis ilegal ini terjadi setelah pihaknya mendapat laporan bahwa ada tempat pengoplosan beras di Pasar Induk Beras Cipinang. Tim pengintai kemudian menemukan modus yang dilakukan dengan mencampur 15 persen beras Bulog.

“Karena sudah cukup bukti, Kamis (6/10) kemarin, kami lakukan penggerebekan,” katanya, Jumat (7/10/2016).

Dalam penggerebekan itu, petugas menemukan 177 ton beras impor asal Thailand yang sebenarnya diperuntukkan sebagai cadangan negara. Beras itu diketahui juga akan digunakan untuk operasi pasar ketika harga beras melonjak.

“Gudang itu pun berada Blok T2 Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur,” ujar Ari.

Ia juga menjelaskan, modus kedua pelaku, TI dan As, rencananya akan mencampur 177 ton beras impor itu dengan beras lokal asal Demak bermerek Palem Mas. Harga beras impor itu sendiri seharga Rp7.500 per kilogram dan harga beras Palem Mas seharga Rp11.000 per kilogram.

“Dengan mengoplos dua jenis beras itu, pelaku bisa untung Rp4.000 per kilo,” ungkapnya.

Praktik yang dilakukan pelaku dinilai hanya untuk mencari keuntungan sebanyak-banyaknya. Namun, mereka mengambil hak-hak masyarakat dengan memanfaatkan beras murah.
“Aksi yang dilakukan para pelaku ini mengerikan. Ini jelas-jelas kejahatan besar yang akhirnya bisa kami bongkar,” ungkap Ari.

Selain menggerebek gudang beras di Cipinang, pihaknya juga menggerebek sebuah gudang nomor 35 Bulog Divre DKI Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

“Di tempat itu, kami juga menemukan beras Bulog sebanyak 800 ton,” ungkapnya.

Editor : Y.C Kurniantoro