• News

  • Megapolitan

Minimalisir Tawuran Manggarai, Pagar Pembatas Akan Dibangun

Ilustrasi tawuran. (itoday)
Ilustrasi tawuran. (itoday)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sebagai upaya untuk mencegah terjadinya teguran kembali antara warga Manggarai, Jakarta Selatan, dan warga Jalan Tambak, Jakarta Pusat, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membangun pagar pembatas.

Pagar pembatas yang akan dibangun diperkirakan panjangnya 100 meter dan akan dibangun tepat antara Jalan Tambak dengan Jalan Manggarai Utara 2.

Lurah Pegangsaan, Jakarta Pusat, Suprayogi saat ditemui Netralnews.com di Jalan Tambak, Selasa (7/3/2017), mengatakan bahwa dampak dari terjadinya tawuran antarwarga selama dua hari berturut-turut, maka Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membangun pagar pembatas.

"Mungkin nanti akan dibangun pos polisi dan pagar pembatas, untuk pos polisi yang menentukan nanti pihak kepolisian," katanya.

Ia menyampaikan, bahwa pembangunan pagar pembatas itu anggarannya dari DKI tapi teknis pemasangannya dari pihak kepolisian.

"Teknis dari pihak kepolisian, karena pihak kepolisian nanti yang menilai, kira-kira tepatnya dipasang di mana, agar dapat mengurangi atau meminimalisir terjadinya konflik," tuturnya.

Suprayogi berharap dengan adanya pagar pembatas, maka ruang gerak pelaku aksi tawuran dapat diminimalisir.

Saat ditanya berapa biaya dan kira-kira kapan akan dipasang, ia belum bisa memastikan, karena nanti yang menentukan adalah Pemprov DKI Jakarta.

"Baru diajukan tadi pagi (Selasa, 7 Februari 2017-red) dari Wali Kota Jakarta Pusat ke Pemerintah Provinsi, dan untuk berapa lama prosesnya belum tahu tapi yang penting sudah diajukan," ungkapnya.

Seperti diketahui bahwa Warga Manggarai, Jakarta Selatan, dan Jalan Tambak, Jakarta Pusat, terlibat tawuran selama dua hari berturut-turut pada Minggu (5/3/2017) dan Senin (6/3/2017). Tawuran pun terjadi setiap sore sekitar pukul 16.00 atau 17.00 WIB.

Reporter : Toar Sandy Purukan
Editor : Y.C Kurniantoro