• News

  • Megapolitan

Ojek Online vs Sopir Angkot, 14 Orang Jadi Tersangka

Para tersangka yang diamankan polisi (dok.viva)
Para tersangka yang diamankan polisi (dok.viva)

TANGERANG, NETRALNEWS - Polres Metro Kota Tangerang menetapkan 14 tersangka dari 21 orang yang diamankan pada Kamis (9/3/2017) atas bentrokan  pengemudi ojek berbasis aplikasi online dengan sopir angkutan kota (angkot), karena terbukti melakukan tindak pidana. Sementara sisanya, tidak terbuti dan dilepaskan.

Kata  Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Arlon Sitinjak, Rabu (15/3/2017), umumnya yang diamankan adalah sopir tembak dari angkot.  seorang sopir angkot berinisial REU alias R menjadi penggerak saat kericuhan sopir angkot dengan ojek online di Kota Tangerang. Sementara,  yang menjadi eksekutor saat aksi ricuh tersebut berinisial MC, PP, JS, YS, PA, MT, EH, DT. Selain itu, RA, NB, IS, JL, AN merupakan tersangka yang juga membawa senjata tajam.

Mereka ditangkap saat berkeliling kendaraan roda empat dan membawa senjata tajam di kawasan Kelapa Dua, Tangsel. Diduga mereka hendak melakukan serangan balasan atas bentrokan pada Rabu, 8 Maret 2017 lalu.

Sebelumnya terjadi bentrok antara ojek online dengan sopir angkot. Mereka saling lempar batu di Jalan M Toha Sangiang Jaya, Kecamatan Periuk yang merupakan imbas dari aksi mogok angkutan umum menolak keberadaan transportasi online. Akibat kejadian tersebut sejumlah angkot rusak dan beberapa orang terluka.

Kondisi terkini Kota Tangerang kedua kubu sudah saling berdamai pasca diadakannya konvoi bersama pada Sabtu, 11 Maret 2017. Hal itu terlihat  di jalan-jalan protokol dan tempat keramaian.

Editor : Wulandari Saptono