• News

  • Megapolitan

Ada Sinyal PDIP dan Gerindra Berkoalisi di Pilkada 2017

Ilustrasi koalisi PDIP dan Gerindra. (teropongsenayan.com)
Ilustrasi koalisi PDIP dan Gerindra. (teropongsenayan.com)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) merupakan satu-satunya partai yang bisa mengusung calon sendiri dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 mendatang. Namun, partai berlambang banteng itu memilih untuk tetap membuka diri bagi partai lainnya yang ingin ber koalisi, termaksud Partai Gerindra.

Kemungkinan melakukan komunikasi politik dan menjalin koalisi dengan parpol lain demi memantapkan pasangannya di ajang pesta lima tahunan itu. Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua DPD PDIP DKI Gembong Warsono saat menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Gerindra DKI di Gedung Joang ’45, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (8/5/2016).

“PDIP tidak tergesa-gesa menentukan calon. PDIP mampu mengajukan tanpa koalisi. Namun PDIP juga membuka peluang untuk ber koalisi dengan partai manapun termasuk Gerindra,” ujar Gembong.

Sementara itu, Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Mohammad Taufik menyatakan, partainya tak menutup kemungkinan kembali ber koalisi dengan PDIP untuk memperebutkan kursi DKI 1. Taufik mengungkapkan hal itu, setelah hadirnya Ketua DPP PDIP yang juga Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat pada Rakerda Partai Gerindra siang tadi.

"Saya kira ini kode keras (kehadiran petinggi PDIP). Kami pernah bekerja sama dengan baik pada 2012 dan tidak menutup kemungkinan akan berlanjut di Pilgub 2017 mendatang," ujar Taufik usai acara tersebut.

Sebelumnya, Ketua Penjaringan Kandidat Calon Gubernur Partai Gerindra Syarif menyebutkan, setidaknya ada tiga partai politik yang masuk dalam radar untuk dijajaki Gerindra. Parpol tersebut yakni, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Demokrat, dan PDIP.

“Kita membuka peluang kepada siapapun termasuk PDIP. Untuk PDIP khusunya, kami punya niat baik untuk mengulangi sejarah kesuksesan Pilkada sebelumnya. Dulu bisa kenapa sekarang enggak,” ujar Syarif, Jumat (6/5/2016).

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Y.C Kurniantoro