• News

  • Megapolitan

Pesan Ahok untuk Siswa SMP Peserta UN

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Netralnews/Adiel Manafe)
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Netralnews/Adiel Manafe)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ujian nasional (UN) jenjang SMP/sederajat mulai berlangsung hari ini hingga 12 Mei mendatang. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok, pagi tadi meninjau dua sekolah yang melaksanakan UN, yaitu sekolah SMP Negeri 41 Jakarta dan MTsN 3 Jakarta.

Usai melakukan peninjaun, Ahok pun berpesan kepada seluruh siswa SMP/sederajat se-DKI bahwa ujian sebenarnya bukanlah saat mengikuti UN, tapi ketika nantinya mereka sudah bekerja dan mempertanggungjawabkan apa yang sudah mereka dapat selama di bangku pendidikan.

"Ujian ini hanya sekejap saja, anda tahu mata pelajarannya. Tapi begitu anda lulus sekolah, setelah kuliah dan bekerja, ujian itu datang tiap hari. Yang dibutuhkan hari ini adalah proses karakter teruji anda," ujar Ahok di SMPN 41 Jakarta, Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (9/5/2016).

Ahok juga berpesan kepada para siswa untuk belajar jujur, disiplin, dan kerja keras, serta jangan lupa berdoa agar kelak mampu menghadapi cobaan hidup.

"Kejujuran, kerja keras, dan disiplin ini lebih penting. Karena begitu anda lepas sekolah, ujian tiap hari tidak tahu mata pelajarannya apa. Tentu harus beribadah dan bersandar pada firman Tuhan. Itu yang akan membuat anda sukses menghadapi ujian hidup ini," pesannya.

Dalam peninjaun UN tingkat SMP/sederajat kali ini, Ahok memastikan persiapan UN di kedua sekolah tersebut berjalan dengan baik. "Saya pikir kesiapannya semua baik. Anak-anak juga saya tanya tadi semuanya siap," ujarnya.

Sebagai informasi, sebanyak 153.011 siswa SMP/Sederajat se-DKI Jakarta yang mengikuti pelaksanaan ujian nasional 2016 ini. Yang menggunakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) sebanyak 107 sekolah dengan jumlah peserta 17.098 siswa. Sementara yang masih menggunakan ujian nasional kertas pensil (UNKP) sebanyak 1.425 sekolah dengan jumlah siswa 135.193 siswa.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Y.C Kurniantoro