• News

  • Megapolitan

Pemilik Tempat Pesta Seks Kaum Gay Terjerat UU Pornografi

Para Gay yang ditangkap polisi (dok.poskota)
Para Gay yang ditangkap polisi (dok.poskota)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Penyedia usaha  fitnes dan spa yang dimiliki PT Atlantis Jaya akan kenakan pasal 30 jo Pasal 4 ayat 2 tentang penyedia usaha pornografi terkait digerebeknya pesta sex yang dilakukan kalangan gay  di PT AJ, Ruko Kokan Permata, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara

Penyedia jasa itu yakni  Christian Daniel Kaihatu (40), selaku pemilik tempat usaha, lalu Nandez (27) selaku resepsionis dan kasir, kemudian Dendi Padma Putranta (27), Restu Andri (28) pemberi honor sekaligus sekuriti. "Mereka akan kami kenakan pasal 30 jo Pasal 4 ayat 2 tentang penyedia usaha pornografi," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara, AKBP Nasriadi  Senin (22/5/2017).

Tempat yang selama ini dijadikan pesta sex itu, adalah Ruko Kokan Permata Blok B 15-16 Kelapa Gading RT 15 RW 03 Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara. Tempat itu diketahu sebagai tempat fitnes dan spa. Namun fitnes ini memang dikhususkan buat kaum gay.

Pesta seks homoseksual itu diberi tema para pelaku 'The Wild One'. Para pria gay yang hendak masuk ke event tersebut harus membayar Rp 185 ribu. Setelah membayar mereka boleh masuk dan menggunakan fasilitas yang ada. Pesta gay tersebut berlangsung di 3 lantai ruko.

"Adapun fasilitas disiapkan di lantai satu berupa fitnes, lantai dia show striptise oleh empat pemain dan onani serta di lantai tiga spa para homo, ada tempat berendam juga di situ," beber AKBP Nasriadi. "Saat digerebek, ada pasangan homo yang melaksanakan pesta seks dan sedang melakukan seks," sambungnya.

Saat diamankan di ruko berlantai tiga itu mereka sedang melakukan kegiatan pesta seks dengan tema Event The Wild One. Mereka tersebar di lantai dasar ruko yang terdapat lokasi Fitnes, kemudian di lantai dua sedang berlangsung pesta seks striptis dan lantai tiga tempat pesta seks spa.

Editor : Wulandari Saptono