• News

  • Megapolitan

Aturan Miras Kembali ke Perda Lama

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Netralnews/Adiel Manafe)
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Netralnews/Adiel Manafe)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang biasa disapa Ahok, mengembalikan aturan mengenai minuman keras (miras) ke Peraturan Daerah (Perda). Kebijakan tersebut diambil setelah Menteri Perdagangan mencabut Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 6 Tahun 2015 tentang pengendalian dan pengawasan terhadap pengadaan, peredaran, dan penjualan minuman beralkohol.

Ahok mengatakan, sebelumnya Pemprov DKI Jakarta mengikuti Permendagri tersebut. Namun setelah dicabut, pihaknya mengembalikan ke Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang ketertiban umum.

"Waktu itu Mendag membuat surat bertentangan dengan Perda, lalu Mendag juga merevisi suratnya. Jadi sekarang di Jakarta patokannya kembali ke Perda yang lama," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (23/5/2016).

Ahok menambahkan, dalam Perda yang ada memperbolehkan peredaran miras, namun tetap ada pembatasan usia bagi pembeli. Sehingga harus ada pengawasan baik dari penjual maupun masyarakat.

"Kalau menurut Perda-nya, sebenernya boleh. Asal dibatasi, ada umurnya. Perda kami tidak melarang hanya membatasi. Makanya yang penting kontrol orangnya. Sesuai Perda saja prinsip saya," katanya.

Editor : Y.C Kurniantoro