• News

  • Nasional

KPK: Penyelidikan Kasus Sumber Waras Tidak Terkait Pilkada DKI

Ilustrasi Gedung KPK
Ilustrasi Gedung KPK

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) secara tegas menyatakan jika penyelidikan pembelian lahan untuk pembangunan Rumah Sakit (RS) Sumber Waras tidak ada kaitannya dengan Pilkada DKI atau bernuansa politis.

KPK adalah lembaga independen yang bekerja secara proporsional dan tak bergantung terhadap apapun termasuk momentum politik seperti Pilkada DKI.

" KPK lembaga independen dan dalam penanganan perkara berpegang pada kehati-hatian dan tidak bergantung pada momentum termasuk momentum Pilkada," kata Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha, di Jakarta, Rabu (9/3/2016).

Priharsa menyatakan, dalam menyelidiki kasus ini, KPK telah meminta keterangan kepada 30 orang baik dari pihak Pemprov DKI Jakarta, maupun pihak Sumber Waras. Tim penyelidik juga secara berkala telah menggelar perkara ini di hadapan pimpinan KPK.
Namun, kasus RS Sumber Waras belum dinaikan statusnya ke tahap penyidikan karena dari proses penyelidikan yang dilakukan hingga saat ini belum ditemukan dua alat bukti yang cukup.

Dugaan penanganan kasus RS Sumber Waras bermuatan politis mencuat lantaran pengadaan lahan untuk pembangunan RS Sumber Waras terjadi pada 2014 saat Basuki Tjahaja Purnama menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI.

Saat ini, Ahok, sapaan Basuki telah menyatakan untuk kembali maju dalam Pilkada DKI yang akan berlangsung pada 2017 nanti.

Diketahui, KPK tengah menyelidiki pembelian lahan untuk RS Sumber Waras. KPK pun telah menerima hasil audit investigasi yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Dalam hasil auditnya, BPK menyebut adanya enam penyimpangan yang terjadi dalam pembelian lahan tersebut dan diduga merugikan keuangan negara.

KPK sendiri bakal memanggil Ahok jika memang keterangannya dibutuhkan.

Editor : Firman Qusnulyakin