• News

  • Nasional

Okky Asokawati: Nikah Siri Berpotensi Suburkan Pernikahan Usia Dini

Anggota Komisi IX DPR RI Okky Asokawati.
Istimewa
Anggota Komisi IX DPR RI Okky Asokawati.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Anggota Komisi IX DPR RI Okky Asokawati menilai, terungkapnya jaringan penyedia jasa nikah siri ternyata ikut andil menyuburkan pernikahan usia dini. Karena yang selalu menjadi korbannya adalah perempuan. Edukasi bagi kaum perempuan menjadi urgen dilakukan. Demikian disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI Okky Asokawati di Jakarta, Rabu (27/9/2017).

“Kasus lelang keperawanan dan jasa nikah siri yang saat ini ditangani Polda Metro Jaya merupakan tindakan yang jauh dari peradaban kemanusiaan. Dalam kasus tersebut, perempuan menjadi obyek penderita, perempuan merupan korban, dan perempuan menjadi komoditas,” kata Okky Asokawati.

Lanjut dia, tawaran jasa nikah siri sebenarnya banyak ditemukan di tengah masyarakat. Dan kini, merambah ke media sosial. Polda Metro yang kini sedang menangani kasus ini, harus serius menindak para pelaku penyedia praktik nikah siri. Hukum harus ditegakkan kepada siapa pun yang melakukan tindak pidana.

“Praktik nikah siri ini jika dibedah, lebih banyak merugikan kelompok perempuan. Semuanya bermuara dari tidak dipegangnya pengadministrasian calon mempelai sesuai UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Dampaknya dari nikah siri tidak sederhana, seperti subutnya pernikahan dini di kalangan perempuan dan anak-anak,” tegas Sekretaris Dewan Pakar Partai Persatuan Pembangunan ini. 

“Perempuan yang hamil di usia dini akan mengancam jiwa ibu dan tumbuh kembang anak. Belum lagi persoalan gizi anak yang akan terganggu,” ujar Okky. 

Untuk mengatasi persoalan tersebut,  kuncinya terletak pada edukasi kepada masyarakat khususnya kaum perempuan. 

"Jadi, peran pemerintah, agamawan, tokoh masyarakat, orang tua, serta kalangan perempuan sendiri harus mengemuka dan menyerukan dampak negatif yang muncul dari nikah siri ini. Upaya harus dilakukan, agar posisi perempuan tidak lagi sebagai obyek penderita," papar Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PPP ini.

Reporter : Dominikus Lewuk
Editor : Nazaruli