• News

  • Nasional

Untuk Ahli Waris Korban, Lion Air Total Siapkan Rp1,33 Miliar

Managing Director Lion Air Group, Captain Daniel Putut di RS Polri (baju putih)
detiknews
Managing Director Lion Air Group, Captain Daniel Putut di RS Polri (baju putih)

JAKARTA, NNC -Lion Air Group akan memberikan santunan kepada ahli waris korban  pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018) lalu. Hal ini dikatakan Managing Director Lion Air Group, Captain Daniel Putut di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (4/11/2018).

Daniel menyebut total santunan yang diberikan sebesar Rp1,33 miliar. Itu terdiri dari asuransi Rp1,25 miliar, bagasi Rp50 juta dan uang pemakaman Rp25 juta. Pemberian santunan terhadap korban jatuhnya pesawat Liok Air JT 610 mengacu dalam Permenhub Nomor 7 Tahun 2011.

Tak hanya itu, mereka juga akan membayar uang tunggu bagi para keluarga korban yang menanti di Posko Hotel Ibis sebesar Rp5 juta. Untuk transportasi ke daerah pemakaman, menurut Lion Air memberikan akomodasi kepada keluarga korban.

Terkait pembayaran, Daniel mengaskan hal itu akan dilakukan setelah jenazah para korban sudah teridentifikasi oleh tim DVI RS Polri. Ia pun meminta para keluarga korban untuk mempersiapkan ahli warisnya.

“Kami saat ini juga mendata sesuai dengan peraturan menteri tersebut. Keluarga sedang menyiapkan ahli waris yang berhak menerima,” tandasnya.

Kata dia, mekanisme pembayaran dilakukan secara tunai, baik melalui transfer ataupun cash setelah adanya validasi dari ahli waris.

"Itu butuh proses. Yang sudah berjalan adalah pelaksanan pemberian uang saku dan biaya pemakaman, yang sudah teridentifikasi sepenuhnya, kita berikan cash Rp25 juta untuk pemakaman," jelasnya.

Sementara kepada keluarga kru  pesawat Lion Air JT-610, Lion Ai akan memberikan masing-masing besarannya USD100.000. Ada delapan orang awak pesawat Lion Air yang jadi korban peristiwa ini. Bila berdasarkan kurs Rp15.000 per USD, maka santunan yang akan diterima sebesar Rp1,5 milliar.

"Kalau awak pesawat ada asuransi personal accident (PA), nilainya USD 100.000. Itu akan jadi hak untuk kru pesawat," kata Daniel di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Minggu (4/11).

Editor : Wulandari Saptono