• News

  • Nasional

Facebook: Cegah Hoax, Akun Medsos Lembaga Publik Harus Terverifikasi

Politics and Government Outreach Associate Manager Facebook Indonesia Noudhy Valdryno pada Rakor Kehumasan KPU, 1 Desember 2018
Twitter KPU RI
Politics and Government Outreach Associate Manager Facebook Indonesia Noudhy Valdryno pada Rakor Kehumasan KPU, 1 Desember 2018

JAKARTA, NNC - Politics and Government Outreach Associate Manager Facebook Indonesia Noudhy Valdrynomengatakan, verifikasi akun media sosial (medsos) dengan ciri centang biru pada akun medsos seperti Facebook, Instagram, dan Twitter sangat penting dilakukan oleh lembaga publik seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Menurut Noudhy Valdryno, centang biru pada akun medsos tersebut dapat menjelaskan kepada warganet bahwa, informasi yang disampaikan akun tersebut asli dan akurat, bukan hoax atau akun abal-abal.

“Centang biru hasil verifikasi akun tersebut sebagai tanda bahwa itu akun asli milik institusi tersebut, seperti akun KPU RI yang telah terverifikasi oleh Facebook, Instagram, dan Twitter, sehingga masyarakat percaya terhadap segala informasi yang tercantum dalam akun tersebut,” tuturnya dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Kehumasan KPU di Jakarta, Sabtu (1/12/2018).

Dijelaskan, bahwa proses verifikasi tersebut mensyaratkan keaktifan admin akun tersebut dalam memposting informasi-informasi.

Facebook tidak akan menerima verifikasi bagi akun yang jarang atau tidak aktif, sehingga akun yang didaftarkan harus akun aktif yang rutin posting informasi dalam setiap hari.

"Postingan pers rilis yang sebetulnya sulit dicerna masyarakat di medsos, karena panjang dan membosankan. Postingan yang efektif saat ini berupa infografis dengan gambar atau video yang menarik," kata Noudhy seperti dilansir KPU RI.

Bahkan, saat ini kecenderungan masyarakat menonton video di medsos lima kali lebih lama ketimbang membaca konten berupa teks dan gambar.

Reporter : Dominikus Lewuk
Editor : Irawan.H.P