• News

  • Lingkungan

Banjir Berulang di Bantaran Citarum, Ini Solusi BNPB

 Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho.
NNC/Martina Rosa
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho.

JAKARTA, NNC - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) Sutopo Purwo Nugroho jelaskan, banjir sesungguhnya bukan hal yang baru bagi masyarakat sekitar bantaran Sungai Citarum di Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat. 

Terlebih lagi di daerah Kecamatan Baleendah dan Majalaya karena dalam setahun masyarakat dapat mengalami banjir sekitar 10 kali.

Seperti hujan berintensitas sedang hingga tinggi yang turun sejak Rabu (6/3/2019) telah menyebabkan banjir di 12 desa/kelurahan 10 kecamatan di Kabupaten Bandung pada Rabu (6/3/2019) hingga sekarang.

Daerah yang banjir ada di Kecamatan Dayeuhkolot, Baleendah, Bojongsoang, Rancaekek, Cileunyi, Majalaya, Banjaran, Cicalengka, Kutawaringin, dan Ibun.

"Banjir terus berulang di daerah ini memerlukan penanganan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum secara komprehensif. Daerah Baleendah dan sekitarnya merupakan permukiman dan industri yang padat penduduknya," kata Sutopo pada NNC, Kamis malam (8/3/2019).

Dijelaskan Sutopo, kondisi topografi cekung dengan dasar Sungai Citarum dangkal karena sedimentasi. Seringnya banjir melanda permukiman menyebabkan masyarakat sudah beradaptasi dengan kondisi alam yang ada.

"Masyarakat sudah menyiapkan perahu dan mengetahui kemana mereka harus mengungsi. Jarang ada korban jiwa meskipun mereka sering dilanda banjir," jelas Sutopo.

Akibat hujan dengan intensitas tinggi sejak hari Rabu (6/3/2019) menyebabkan sungai Ciatarum kembali meluap.

TRC BPBD Kabupaten Bandung bersama TNI, Polri, Basarnas, PMI, Tagana, SKPD, dan relawan lantas melakukan evakuasi korban. Bantuan juga disalurkan kepada para pengungsi.

 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Widita Fembrian

Apa Reaksi Anda?