• News

  • Politik

Klaim Prabowo-Sandi Menang, GNPF-U: Jangan Percaya Lembaga Survei Sesat

GNPF-U: Jangan percaya lembaga survei sesat.
Netralnews/Adiel
GNPF-U: Jangan percaya lembaga survei sesat.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sejumlah ulama dari Persaudaraan Alumni (PA) 212 pendukung capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, menyampaikan orasi politik di di depan kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019) malam.

Salah satu ulama yang menyampaikan orasi politiknya yakni Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U) Yusuf Muhammad Martak. Dalam orasinya, ia mengklaim Prabowo-Sandi menang di Pilpres 2019 berdasarkan exit poll dan quick count yang dilakukan internal kubu paslon 02 itu.

"Insya Allah kemenangan ada di tangan kami (kubu Prabowo-Sandi). Namun kami tidak berani mengatakan dan bangga diri dan tunggu keputusan dari Allah, dan pengumungan kemenangan secara resmi ada di tangan Prabowo-Sandi," kata Yusuf.

"Kepada seluruh rakyat Indonesia, kami sampaikan terima kasih setinggi-tingginya. Dan saya ucapkan salam kemenangan, salam perjuangan dan salam kesuksesan. Prabowo-Sandi menang," sambungnya.

Untuk itu, GNPF Ulama mengimbau kepada seluruh pendukung Prabowo-Sandi agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh quick count lembaga survei yang dimenangkan oleh paslon 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.

"Kami sampaikan kepada pendukung paslon 02 di seluruh tanah air agar tetap tenang, kondusif, jangan terprovokasi, dan jangan tergantung pada lembaga-lembaga survei," ucap Yusuf.

"Pesan Pak Prabowo, pesan beliau berkompetisi secara jurdil, karena yang kita lawan bukan lembaga survei tapi melawan 01 (Jokowi-Ma'ruf). Jadi jangan percaya lembaga survei yang menyampaikan informasi secara sesat," pungkasnya.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani