• News

  • Nasional

Soal Penghitungan Suara, Refly Harun: Tak Perlu Berspekulasi, Apalagi Emosi

Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun
Dokumentasi NNC
Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun mengimbau semua pihak untuk tidak berpekulasi apalagi sampai emosi terkait penghitungan surat suara.

Refly juga mengingatkan kalau ada kekurangan dari kecurangan bisa segera disampaikan dan dikoreksi karena saat ini masih dalam tahap rekapitulasi.

"Proses rekapitulasi penghitungan suara kan baru akan dimulai dari tingkat kecamatan hingga KPU nasional. Kalau ada kekurangan dari kecurangan bisa segera disampaikan dan dikoreksi dalam tahap rekapitulasi.Tak perlu berspekulasi, apalagi sampai emosi," tulis Refly di akun Twitternya Sabtu (20/4/2019). 

 

 

Cuitan ahli hukum dan juga pengamat politik Indonesia ini direspon oleh para netizen dengan berbagai komentar. Berikut komentar para netizen menanggapi cuitan Refly Harun yang terpantau Netralnews, Sabtu (20/4/2019).

@JaritaKirana: Siapa yg ngak marah kalo dicurangi dengan opini dan data yg salah di kpu.

@Nanangkhoer2: Kesalahan input bukan hanya 02 aja kok, 01 juga ada, gak usah emosi tapi koreksi

@PanritaKITTA: Bagaimana tdk emosi, di daerah tertentu ada yg tdk boleh penghitungan suara...alasannya perintah aparat desa.

@truk_ce: sulit menghindari emosi dlm situasi seperti ini pak. rentetan² kejadian yg menyudutkan dan usaha menggagalkan 02 bgt bnyk & nyata.1 suara bg tiap individu saat ini mnjadi teramat berharga baik itu pendukung 01 maupun 02

@DedenAdiJuanda1: @YkIhsan Allah ta'ala menganjurkan untuk bersabar dalam berbagai urusan, sudah sangat jelas dalam firmanNya dan sangat jelas dalam hadist. Tapi kenapa seolah olah kesabaran itu tidak tertanam pd diri kita atau apakah kita sendiri yg tidak mau menanamkan kesabaran itu...subhanallah.

@andridsZ: Betul sekali. Akan tetapi penggiringan opini versi.2 (setelah versi.1 lewat QC) lewat WEB KPU sungguh menyakitkan rakyat indonesia, karena terjadi KESALAHAN FATAL secara MASSIF antara DATA C1 yang REAL dan yang di INPUT ke WEB KPU. Inilah yang membuat rakyat marah.

@DNA_G26: Bersabar&fokus pantau serta kawal kpu. Negara tidak hadir, maka partisipasi masyarakat sangat penting dalam mewujudkan hasil pemilu yg jujur&adil.Negara ini milik rakyat,bukan golongan. 

Reporter : Sesmawati
Editor : Nazaruli

Apa Reaksi Anda?