• News

  • Lingkungan

Curah Hujan Rendah di Beberapa Wilayah, Ini Imbauan BNPB

Ilsutrasi cuaca hujan
Karnage
Ilsutrasi cuaca hujan

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho melaporkan, curah hujan rendah di beberapa wilayah diprediksi akan terjadi pada Juli hingga Oktober 2019. 

Menanggapi hal ini, Kepala BNPB Doni Monardo menegaskan upaya pencegahan terhadap potensi bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah-wilayah tadi. 

BMKG memantau kondisi El Nino lemah yang diprediksi bertahan sepanjang tahun 2019. Namun demikian, dampak fenomena alam ini di musim kemarau perlu diwaspadai di daerah. 

Dilaporkan, menghadapai periode musim kemarau 2019 perlu diwaspadai wilayah-wilayah yang rentan kekeringan meteorologis seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara dan yang rentan  Karhutla seperti Riau, Palembang, Jambi serta sebagian besar Kalimantan.

“Upaya pencegahan merupakan cara terbaik dan sangat penting untuk dilakukan karena upaya ini relatif lebih mudah dan murah dibandingkan jika kita melakukan penanggulangan kebakaran yang sudah terjadi," kata Doni dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (15/6/2019).

Dalam konteks pencegahan, kerja sama dengan berbagai pihak sangat dibutuhkan sejak dini. Pelibatan satuan tugas gabungan, baik dari pemerintah, TNI, Polri, masyarakat dan dunia usaha  dalam rangka mencegah dan penanggulangan karhutla merupakan alternatif perkuatan untuk menambah efektivitas upaya-upaya yang dilakukan dalam rangka pencegahan dan penanggulangan karhutla. 

Doni mengharapkan terwujudnya kesamaan persepsi semua pihak terkait, khususnya di Provinsi Riau, Sumatera Selatan dan Kalimantan Barat dalam rangka penerimaan Satgas Gabungan Karhutla TNI. Oleh karena itu, BNPB akan memberikan pembekalan yang dilakukan di tiga provinsi tadi. 

"Melalui pembekalan, sinergitas dan kerja sama dipersiapkan sejak awal sehingga akan memberikan pemahaman yang sama terhadap kesiapsiagaan dan pencegahan dalam menghadapi ancaman karhutla tahun ini," kata Doni.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Nazaruli

Apa Reaksi Anda?