• News

  • Nasional

KPU Ingatkan BW Segera Tobat, Mumpung Masih Ada Waktu

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Ashari
Netralnews/Adiel Manafe
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Ashari

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Ashari, mengingatkan Ketua Tim Hukum Capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Bambang Widjojanto (BW) untuk segera tobat, selagi masih ada waktu.

Hal itu disampaikan Hasyim menanggapi pernyataan BW yang menuding KPU terlalu sombong hingga dicontohkan seperti Firaun, lantaran KPU tidak menghadirkan saksi dalam sidang sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi beberapa waktu lalu.

"Astaghfirullah...Na'udzubillah min dzaalik.Istighfar dan segera tobat Mas, mumpung masih ada waktu," cuit Hasyim Ashari di akun Twitter-nya @hsym_asyari, Selasa (25/6/2019), dengan mengunggah sebuah artikel dari salah satu media daring yang berjudul 'BW Analogikan KPU dengan Firaun.'

Sebelumnya, KPU sebagai pihak termohon dalam sidang sengketa Pilpres 2019, tidak menghadirkan saksi pada sidang keempat di MK, Kamis (20/6/2019). KPU hanya menghadirkan ahli bernama Prof Marsudi Wahyu Kisworo.

Menanggapi hal itu, Bambang Widjojanto menilai, KPU terlampau percaya diri dan sombong. "Mereka terlalu  overconfident kan. Kalau pakai bahasa lain, mereka terlalu sombong," kata BW di gedung MK, Jakarta, Jumat (21/6/2019).

Kesombongan itu, disebut BW, juga ditunjukkan KPU dengan hanya dibacakannya 30 dari 300 halaman dokumen paslon 02 dalam sidang perdana sengketa Pilpres.

"Dari 300 halaman, yang dibacakan 30 halaman, ini kan overconfident. Kalau pakai bahasa lain, mereka terlalu sombong. Saya tak ingin menjadi orang yang sombong," ujarnya.

Mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini bahkan mengaitkan apa yang dilakukan KPU tersebut dengan kesombongan Firaun.

"Kalau teman-teman itu sedang menunjukkan kesombongannya dan kesombongan ini bukan soal biasa. Firaun dulu juga sombong. Jadi kalau belajar kesombongan, zaman Firaun sudah ada. Makanya kami tak mau jadi orang yang sombong," jelas BW.

Lebih jauh BW mengatakan bahwa pihaknya tidak sombong seperti yang dilakukan KPU. Lanjutnya, kubu Prabowo-Sandi akan terus berusaha untuk membuktikan kecurangan di Pilpres, sekecil apapun peluang tersebut.

"Saya tak ingin menjadi orang yang sombong. Saya ingin membuktikan sekecil apa pun kemungkinan untuk melihat kecurangan itu kita buktikan," pungkasnya. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli