• News

  • Lingkungan

FAKTA Prihatin, Indonesia Kembali Menjadi Tong Sampah bagi Negara-Negara di Dunia

 Ketua Forum Warga Kota (FAKTA) Azas Tigor Nainggolan
Netralnews/dok.istimewa
Ketua Forum Warga Kota (FAKTA) Azas Tigor Nainggolan

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Forum Warga Kota (FAKTA) Azas Tigor Nainggolan menyatakan keprihatinannya atas maraknya sampah impor ke Indonesia. Hal itu menunjukkan bukti bahwa Indonesia laksana tong sampah bagi negara-negara dunia.

“Indonesia kembali menjadi tong sampah dunia. Sampah impor berupa sisa plastik merusak dan mencemari lingkungan. Selain itu sampah impor merusak penghidupan para pemulung Indonesia,” keluh Tigor dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (27/6/2019).

Menurut pengamatan Tigor, sampah impor sebanrnya sudah masuk ke Indonesia sejak satu tahun lalu.

“Ssampah itu sudah masuk sejak setahun lalu ke beberapa kota seperti Jakarta, Surabaya, dan Medan. Harga sampah lokal akan jatuh karena sampah impor sangat murah bahkan gratis untuk mendapatkannya,” sambungnya.

Menurutnya, kehadiran sampah impor ke Indonesia jelas membahayakan warga negara Indonesia karena mengandung Bahan Beracun Berbahaya (B3).

“Saya dan teman-teman aktivis lingkungan serta Paguyuban Pemulung Indonesia pada tahun 1992 pernah melakukan advokasi menolak dan menggugat sampah impor ke Indonesia. Saat itu, sampah impor berasal dari Eropa seperti Belanda dan Jerman masuk ke Indonesia melalui kota Jakarta, Surabaya, juga Medan,” kata Tigor.

Untuk itu, Tigor berharap pemerintah seris mengatasi persoalan tersebut agar masyarakat dan lingkungan Indonesia tidak semakin tercemar.

“Kami mengajak pemerintah agar lebih serius menangani masalah sampah impor ke Indonesia. Stop dan Tolak serta kembalikan sampah impor ke negara pengirimnya. Indonesia nukan tong sampah dunia,” pungkas Tigor.

Editor : Taat Ujianto

Apa Reaksi Anda?