• News

  • Nasional

Dahnil-Andre: Upaya Hukum Prabowo-Sandi Sudah Final, Tak Dibawa ke Mahkamah Internasional

Andre Rosiade, eks Jubir BPN Prabowo-Sandi.
NNC/Adiel Manafe
Andre Rosiade, eks Jubir BPN Prabowo-Sandi.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Eks koordinator juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan, upaya hukum paslon 02 untuk menggugat sengketa hasil Pilpres 2019 sudah final setelah putuskan Mahkamah Konstitusi (MK).

Menurut Dahnil, Prabowo-Sandi menghormati putusan MK yang menolak gugatan mereka.

"Sobat upaya hukum sudah final dilakukan Pak @prabowo dan bang @sandiuno jadi tidak ada upaya hukum lainnya yg bisa dilakukan, beliau berdua menghormati keputusan MK," kata Dahnil di akun Twitter-nya, Minggu (30/6/2019).

"Dan selanjutnya mari kita berkontribusi bagi kehidupan berbangsa dan bernegara, dimana pun dan apa pun posisinya," tandasnya.

Sementara itu, mantan juru bicara BPN yang juga politisi Partai Gerindra Andre Rosiade menyatakan, Prabowo-Sandi tidak akan membawa perkara sengketa Pilpres ke Mahkamah Internasional.

"Saya ingin menegaskan bahwa pak @prabowo dan bang @sandiuno tidak akan membawa masalah Pilpres ke Mahkamah Internasional," cuit Andre di akun Twitter-nya, @andre_rosiade, Minggu (30/6/2019).

Sebelumnya, MK menyatakan menolak gugatan sengketa hasil Pilpres 2019 yang diajukan pihak Prabowo-Sandi pada Kamis (27/6/2019).

Setelah putusan MK, pada Minggu (30/6/2019) sore tadi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan capres-cawapres pemenang Pilpres 2019, Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024.

Jokowi-Ma'ruf dinyatakan memenangkan Pilpres 2019 dengan perolehan 85.607.362 suara atau 55,50 persen suara sah. Sementara Paslon 02 Prabowo-Sandi dinyatakan memperoleh 68.650.239 suara atau 45,50 persen suara sah.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Irawan.H.P