• News

  • Lingkungan

BMKG: Gelombang Tinggi Melanda Beberapa Perairan Indonesia

Ilustrasi gelombang tinggi di pantai.
Bali Post
Ilustrasi gelombang tinggi di pantai.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) merilis imbauan pada masyarakat untuk mewaspadai potensi gelombang setinggi 1,25 hingga 6 meter yang berpeluang menyambangi sejumlah perairan Indonesia dalam beberapa hari ke depan, yakni 11-14 Juli 2019.

Peningkatan gelombang tinggi terjadi menyusul adanya Pola angin di wilayah utara ekuator umumnya dari Tenggara - Barat Daya dengan kecepatan 4 - 20 knot, sedangkan di wilayah selatan ekuator umumnya dari Timur – Tenggara dengan kecepatan 4 - 25 knot. 

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Bengkulu – Enggano, Perairan barat Lampung, Perairan selatan Banten hingga Jawa Barat, Samudera Hindia barat Bengkulu hingga selatan Jawa Barat, Perairan Merauke dan Laut Arafuru. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.

Demikian menurut keterangan tertulis yang Netralnews terima dari Bagian Hubungan Masyarakat dan Biro Hukum dan Organisasi BMKG, Kamis (11/7/2019).

Dari hasil pantauan BMKG, sejumlah wilayah perairan di indonesia seperti Perairan Utara Sabang, Perairan Barat Aceh, Perairan Barat P. Simeulue hingga Kep. Nias, Perairan Selatan Flores, Sawu, Laut Natuna bagian selatan, Selat Karimata, Perairan Utara Pangkal Pinang, Perairan Utara Jawa hingga Kep. Kangean, Laut Jawa, Perairan Selatan Kalimantan, Perairan Kotabaru, Selat Makassar, Perairan Balikpapan, Laut Bali bagian timur, Laut Sumbawa bagian utara, Perairan Kep. Sabalana dan Wakatobi, Laut Flores, Laut Sulawesi bagian tengah dan barat, Perairan Kep. Sangihe hingga Kep. Talaud, Laut Maluku, Perairan Bitung – Manado, Perairan Kep. Banggai - Kep. Sula, Laut Seram, Perairan Manui - Kendari dan Teluk Tolo, Laut Banda, Perairan Utara Kep. Sermata - Kep. Tanimbar, Perairan Utara Kep. Kai - Kep. Aru, Perairan Halmahera dan Laut Halmahera, serta Perairan Sorong - Fakfak – Agats berpeluang terjadi gelombang tinggi dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter.

BMKG juga memperkirakan beberapa wilayah perairan lain di Indonesia juga berpotensi mengalami gelombang tinggi mencapai 2,5 hingga 4 meter.

Wilayah perairan tersebut antara lain Perairan Barat Kep. Mentawai, Perairan Bengkulu hingga Barat Lampung, Samudera Hindia barat Nias hingga Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Perairan Selatan Jawa hingga Sumbawa, Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan, Perairan Selatan P. Sumba - P. Sawu - P. Rotte, Samudera Hindia selatan Jawa hingga NTT, Perairan Selatan Kep. Letti - Kep. Tanimbar, Perairan Selatan Kep. Kai - Kep. Aru, Perairan Kep. Sangihe hingga Kep. Talaud, Laut Maluku bagian utara, dan juga Samudera Pasifik utara Halmahera hingga Papua Barat.

Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Untuk itu, BMKG selalu mengimbau kepada masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di pesisir terutama nelayan. 

Bagi nelayan yang menggunakan moda tranportasi perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), kapal ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m) agar selalu waspada.

 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Widita Fembrian