• News

  • Nasional

Gagal jadi Wapres, Sandiaga Akan Tetap Tunaikan Janjinya Saat Kampanye Pilpres

Sandiaga jadi pembicara pada sebuah forum di Singapura.
Istimewa
Sandiaga jadi pembicara pada sebuah forum di Singapura.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno diundang menjadi pembicara di salah satu forum yang digagas oleh ISEAS Yusof Ishak Institute Singapura.

Dalam forum tersebut, Sandi membahas soal masa depan ekonomi dan demokrasi di Indonesia. Hal itu disampaikan Sandi lewat akun Twitter-nya, Kamis (12/7/2019).

"Sebuah kehormatan bagi saya, pagi ini bisa diundang untuk berbicara dalam sebuah forum yang digagas oleh ISEAS Yusof Ishak Institute Singapura. Dalam kesempatan ini saya membahas tentang masa depan ekonomi dan juga demokrasi di Indonesia," tulis @sandiuno.

Soal demokrasi, Sandi menjelaskan tentang pentingnya kehadiran oposisi untuk memantau dan mengkaji kebijakan- kebijakan pemerintah.

"Dalam demokrasi, harus ada check and balance. Ada yang berkuasa namun harus ada juga oposisi yang memantau & mengoreksi kebijakan-kebijakan pemerintah," kata Sandi.

"Bila demokrasi ingin sehat harus ada perimbangan antara yg menjalankan pemerintahan dengan yang mengontrol jalannya pemerintahan," sambungnya.

Sementara terkait ekonomi di Indonesia, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini mengungkapkan, meski tidak terpilih di Pilpres 2019, ia akan tetap menunaikan janjinya saat kampanye.

Sandi mengaku akan menjalankan program-program yang telah ia gagas, seperti Rumah Siap Kerja dan One Kecamatan, One Center of Entrepreneurship (Ok Oce).

"Meski berada di luar pemerintahan, saya akan tetap menunaikan janji kampanye saya, yakni menjalankan program- program yang telah saya gagas, seperti Rumah Siap Kerja dan OK OCE," cuit Sandi.

"Dengan Rumah Siap Kerja dan OK OCE, harapan saya bisa membantu pemerintah untuk melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas dan menciptakan banyak lapangan kerja baru untuk putra dan putri bangsa," pungkasnya.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani