• News

  • Nasional

Ridwan Saidi: Pertemuan Jokowi-Prabowo Biasa-biasa Saja dan Tak Bermakna

Ridwan Saidi, Budayawan Betawi.
prfmnews.com
Ridwan Saidi, Budayawan Betawi.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Budayawan Betawi Ridwan Saidi berpendapat, pertemuan perdana pasca-Pilpres 2019 antara Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto di MRT pada Sabtu (13/7/2019) lalu biasa-biasa saja dan tidak ada maknanya.

"Nggak ada ape-apenye tuh pertemuan. Tuh pertemuan biasa-biasa aje. Gak ada (maknanya)," ujar Ridwan Saidi di acara Mata Najwa bertajuk 'Gerbong Jokowi-Prabowo: Siapa Hendak Turut' pada Rabu (17/7/2019).

Menurutnya, sikap Prabowo saat bertemu Jokowi di MRT berbeda dengan waktu keduanya bertemu setelah bertarung di Pilpres 2014 lalu.

"Pertama, quality pertemuan fisiknya berbeda. Waktu 2014, Prabowo itu tabik (hormat) ketemu Jokowi, memberi selamat, ini nggak ada tabiknya," ujarnya.

Ia juga menilai tidak ada hal penting yang disampaikan Jokowi dan Prabowo ke publik soal pertemuan itu.

"Yang kedua pembicaraannya apa? Gak ada, 'bahwa kita akan membantu' itu aja kan?" ucap Ridwan.

Soal pernyataan Jokowi bahwa pertemuannya dengan Prabowo mengakhiri istilah 'cebong dan kampret,' Ridwan mengatakan "Soal cebong kampret dibuang soal gampang, dipakai lagi soal gampang. Itu pertemuan biasa, dan sudah biasa berpolitik tanpa kebencian."

Lebih lanjut, Ridwan menyebut bahwa pernyataan Jokowi-Prabowo dalam pertemuan itu juga tidak membawa dampak berarti untuk membuat suasana bangsa menjadi lebih adem.

Hal itu disampaikan Ridwan ketika ditanya Najwa Shihab selaku pemandu acara bahwa banyak pihak menilai pertemuan kedua tokoh itu membuat suasana bangsa ini menjadi lebih adem.

"Mengademkan siapa? Kagak, orang tetep aja pada pendirian masing-masing, adem dari mane, gak ada pembicaraan yang ngademin, pembicaraannya biasa saja, ngomongnya pada begitu-begitu doang, bukan retorika dan narasi yang menarik untuk didengar, nggak ada yang menarik, nggak ada," pungkasnya.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Irawan.H.P