• News

  • Nasional

PA 212 Ingin Tegakkan Khilafah Pada 2024, Ini Reaksi Politisi Golkar

Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily.
ace-hasan.com
Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengomentari pernyataan Pelaksana Tugas Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang ingin khilafah berdiri tegak di Indonesia pada 2024.

Menurut Ace, dari pernyataan tersebut menunjukkan bahwa kelompok PA 212telah memanfaatkan Pilpres untuk kepentingan menegakkan khilafah di negara ini.

Karenanya, Ace meminta semua pihak untuk mewaspadai manuver PA 212yang merongrong keberadaan Pancasila sebagai kesepakatan berbangsa.

Diketahui, saat Pilpres 2019 lalu, PA 212mendukung capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

"Inilah bukti nyata dari penunggang demokrasi yang memanfaatkan Pilpres untuk kepentingan menegakan khilafah," tulis Ace di akun Twitter-nya, @acehasan76 seperti dilihat netralnews.com, Jumat (19/7/2019).

"Kelompok seperti inilah yang perlu diwaspadai merongrong keberadaan Pancasila sebagai kesepekatan berbangsa," tegas Ace.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas PA 212, Asep Syarifudin berharap khilafah bisa berdiri tegak di Indonesia pada tahun 2024.

"Harapan saya 2024 khilafah tegak di Indonesia. Khilafah itu adalah syariat Islam. Kalau menolak khilafah itu artinya menolak syariat Islam, itu penodaan agama," kata Asep di Gedung Joeang 45, Jalan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (18/7/2019).

Asep menyebut, sistem khilafah adalah solusi. Sebab, sistem demokrasi di Indonesia kekinian hanya bisa melindungi masyarakat, tapi tak aman bagi kedaulatan agama.

"Demokrasi, sistem itu kalau dalam melindungi masyarakat iya, tapi untuk konteks mengamankan kedaulatan agama, belum tentu," ujarnya.   

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Irawan.H.P