• News

  • Nasional

Ketua DPR: Pembangunan Daerah Harus Berbasiskan Tradisi Lokal


JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua DPR Ade Komarudin mendorong agar pembangunan daerah tidak meninggalkan tradisionalisme lokal. Jadi, pembangunan dareha harus berbasiskan kearifan atau budaya lokal.

Hal tersebut disampaikan Akom saat menerima rombongan dari Paguyuban Sudawani Wirabuana di Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (11/08/2016).

“Tadi saya sampaikan bahwa negeri ini harus besar tapi tak boleh meninggalkan tradisionalisme. Kita harus belajar dari Jepang yang modern tapi tetap berdiri diatas tradisinya,” ujar Akom usai menerima utusan PSW tersebut.

Dia menyambut baik aktivitas dari paguyuban ini beserta programnya mengenai musyawarah jawara yang nanti akan dilaksanakan. Politisi Partai Golkar ini pun mendorong agar kegiatan tersebut dapat terkoordinasi dengan baik dengan paguyuban lain yang concern soal pembangunan di Jawa Barat.

“Nah saya menyambut baik aktivitas dari paguyuban ini dengan programnya yang akan ada semacam musyawarah jawara. Tolong ini dikoordinasikan dengan baik dengan organisasi paguyuban lain yang concern dalam membangun Jawa Barat,” ujarnya mengimbau.

Lanjut Ketua DPR, dalam audiensinya kali ini, dirinya  memaparkan gagasannya untuk menyelenggarakan forum besar yang melibatkan banyak pihak dalam pembangunan Pasundan, atau semacam forum diaspora.

“Tadi saya juga sampaikan, saya akan menggagas forum besar yang melibatkan banyak pihak dalam pembangunan Pasundan. Tidak hanya yang berada di Jabar, tapi juga di daerah lain,” tuturnya.

“Yang penting concern agar Jawa Barat maju dengan mempertahankan tradisinya seperti Jepang dan Korea Selatan,” kata Akom kepada wartawan di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen.

Menurut Akom, nantinya hasil dari forum itu akan dijadikan rekomendasi bagi gubernur yang akan menjabat di tahun 2018.

“Kebetulan ini dekat dengan momentum Pilkada 2018, sekligus nanti jika memungkinan calonnya harus memiliki visi dan misi yang sesuai dengan hasil dari forum ini. Itu harus dijalankan dan diimplementasi oleh gubernur nanti,” paparnya.

Ada pun beberapa permasalahan di Jawa Barat menjadi sorotan Akom, seperti pembangunan infrastruktur yang belum merata. Salah satunya jalur utara yang sudah bagus tapi tak diimbangi dengan jalur selatan yang belum bagus.

“Di Jawa Barat, Infrastruktur di jalur utara sudah bagus, tapi di selatan belum bagus,” tutupnya. 

Reporter : Dominikus Lewuk
Editor : Hila Japi