• News

  • Nasional

Soal Wacana Potong Gaji Pegawai PLN, Begini Respon Ketua DPR

Ketua DPR Bambang Soesatyo atau Bamsoet.
Netralnews/Adiel Manafe
Ketua DPR Bambang Soesatyo atau Bamsoet.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ada wacana pemotongan gaji 40 ribu karyawan PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk kompensasi kepada sekitar 22 juta pelanggan yang terdampak pemadaman listrik di sejumlah wilayah di Pulau Jawa pada Minggu (4/8/2019), dengan total Rp 865 miliar. 

Menanggapi hal itu, Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta PT. PLN untuk memberikan penjelasan mengenai wacana pemotongan gaji karyawannya serta aturan yang mendasarinya. 

"Mengingat hal tersebut dapat merugikan pegawai PT. PLN dan berpotensi tidak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Peraturan Pemerintah Nomor 78 tahun 2015 tentang Pengupahan," kata Bamsoet lewat keterangan tertulis, Kamis (8/8/2019). 

Bamsoet juga mendorong PT. PLN untuk dapat mengevaluasi aturan terkait kompensasi yang diberikan kepada konsumen apabila terjadi kejadian darurat seperti pemadaman listrik yang terjadi beberapa waktu lalu.

"Serta mensosialisasikan kepada seluruh pegawainya, agar aturan tersebut tidak merugikan berbagai pihak," tegas politisi Partai Golkar itu. 

Terakhir, Bamsoet mendorong PT. PLN untuk melakukan audit secara menyeluruh terhadap gardu-gardu listrik. "Sehingga dapat diketahui penyebab secara pasti pemadaman yang terjadi beberapa waktu lalu di Jabodetabek dan sebagian wilayah Jawa Barat tersebut," pungkasnya. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli