• News

  • Nasional

Diaz Hendropriyono Ungkap Tujuan Jokowi soal Rencana Rekrut CEO dan Rektor Asing

Presiden Joko Widodo.
Setkab
Presiden Joko Widodo.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Staf Khusus Presiden Diaz Hendropriyono memberikan tanggapan soal komentar sejumlah pihak mengenai wacana kemungkinan pemerintah merekrut pimpinan perusahaan (CEO) dan rektor perguruan tinggi negeri dari luar negeri.

“Waktu kita bertukar pikiran dengan Presiden, memang keinginan pemerintah itu bukan karena orang Indonesia tidak mampu jadi Chief Executive Officer atau CEO, bukan karena orang Indonesia tidak mampu menjadi rektor. Tetapi, kalau ada orang asing kita menjadi terpacu. Pak  gue juga bisa,” kata Diaz saat menjadi pembicara kunci pada acara “Dengar Yang Muda Seri XVI: #dibuang sayang”, di Rumah Sanur, Denpasar, Bali, Rabu (14/8/2019).

Menurut Diaz, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah bercerita mengenai perkembangan di Dubai, Uni Emirat Arab. Pada tahun 1960, warga Dubai yang ke Abu Dhabi, kata Diaz mengutip Presiden Jokowi, harus naik onta, orang Indonesia sudah naik mobil Holden.

Selanjutnya, pada 1970, warga Dubai sudah naik truk, kita naik Kijang. Sekarang, lanjut Diaz, warga Dubai yang ke Abu Dhabi naik kendaraan macam-macam, kita masih naik Kuda.

Nah, pada waktu ditanya Presiden, menurut Diaz, Emir Dubai menjawab karena mereka menghire orang asing, CEO asing untuk menjalankan tugas-tugas seperti memimpin BUMN. “Itu untuk membangkitkan semangat bersaing,” ujarnya, seperti dilansir Sekretariat Kabinet.

Waktu bertukar pikiran dengan Presiden, Diaz mendapatkan penegasan, bahwa keinginan pemerintah itu bukan karena  orang Indonesia itu tidak mampu jadi CEO, bukan karena orang Indonesia tidak mampu menjadi rektor. “Tetapi kalau ada orang asing kita menjadi terpacu,” tegas Diaz.

Diaz juga mengajak semua kalangan optimistis, karena diprediksi pada tahun 2023, Indonesia akan menjadi negara terbesar nomor enam ekonominya di dunia, dan 2030 akan menjadi ekonomi terbesar nomor empat.

Reporter : PD Djuarno
Editor : Irawan.H.P