• News

  • Peristiwa

Penetapan Perda Jauh dari Usulan, Anies Permasalahkan Kunker Anggota Dewan

 Gubernur Anies permasalahkan kunker anggota dewan.
Jakarta Review
Gubernur Anies permasalahkan kunker anggota dewan.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mempermasalahkan tingginya intensitas kunjungan kerja (Kunker) anggota DPRD DKI periode 2014/2019.

Hal itu dikemukakan Anies antaran ada sejumlah Peraturan Daerah (Perda) prioritas yang tidak selesai dibahas oleh anggota dewan periode 2014-2019.

"Selama lima tahun kemarin, pengalokasian waktunya seperti apa, masa sidangnya bagaimana, berapa hari di Jakarta, berapa hari kunjungan kerja, berapa waktu untuk ke masyarakat," kata Anies, Jumat (23/8/2019) kemarin.

Dalam kurun waktu lima tahun terakhir DPRD DKI mengusulkan sebanyak 136 perda. Namun, dari jumlah tersebut hanya 42 perda saja yang berhasil diselesaikan.

Khusus di tahun 2019 saja, DPRD DKI hanya menyelesaikan enam perda selama Januari hingga Agustus dari total 18 perda ditargetkan selesai.

Berkaca dari pengalaman tersebut, dirinya meminta anggota DPRD DKI periode 2019-2024 untuk mengevaluasi intensitas kunjungan kerja (kunker) ke luar daerah. "Harapannya nanti anggota dewan yang baru bisa mereview," ujar Anies.

"Kita berharap nanti periode yang akan datang itu mengambil hikmah apa saja penyebab dari keterlambatan dalam proses," lanjutnya.

Anies menyebut dengan evaluasi intensitas kunker tersebut, diharapkan kinerja anggota DPRD DKI periode 2019-2024 bisa ditingkatkan dibanding periode sebelumnya.

"Dengan adanya kebaruan ini harapannya bisa ada perubahan peningkatan produktivitas. Jadi tidak perlu saling menyalahkan," tutur Anies.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Sulha Handayani