• News

  • Nasional

AHY: Selamat Jalan Pak Habibie, Berbahagia Kembali Bersama Bu Ainun Tercinta

Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Pantau
Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) menyampaikan bela sungkawa atas wafatnya Presiden ke-3 BJ Habibie pada Rabu (11/9/2019) sore tadi.

"Innalillahi Wainaillaihi rojiun. Telah berpulang Bapak Bangsa, Presiden ke-3 Republik Indonesia, Bapak B.J. Habibie dengan tenang di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta," tulis AHY di akun Twitter-nya, @AgusYudhoyono.

Dalam ucapan duka citanya, AHY mengungkapkan bahwa segala pengabdian bagi bangsa dan negara serta wejangan dari BJ Habibie kepada generasi muda akan selalu dikenang.

" Indonesia kembali kehilangan salah satu putra terbaiknya. Semua jasa dan pengabdianmu kepada masyarakat, bangsa dan negara, juga nasihat dan wejanganmu kepada generasi penerus, akan kami kenang selamanya," katanya.

Putra sulung Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini juga tak lupa mendoakan kepergian BJ Habibie dan keluarga yang ditinggalkan oleh Wakil Presiden ke-7 itu.

"Semoga keluarga yang ditinggalkan, diberikan kekuatan, ketabahan dan kesabaran dalam melepas kepergian beliau menghadap Sang Pencipta," paparnya.

"Selamat jalan Pak Habibie, kudoakan semoga engkau husnul khotimah, diterima di sisi terbaik Allah SWT, dan berbahagia kembali bersama Bu Ainun (istri BJ Habibie) tercinta. Al Fatihah," tutup AHY.

BJ Habibie menghembuskan nafas terakhir pada Rabu (11/9/2019) sekitar pukul 18.05 WIB di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. BJ Habibie meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di RSPAD sejak 2 September lalu. Ia meninggal dunia di usia 83 tahun.

Mantan Menteri Riset dan Teknologi itu lahir di Parepare, Sulawesi Selatan, pada 25 Juni 1936. Ia merupakan anak keempat dari delapan bersaudara dari pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan R.A. Tuti Marini Puspowardojo.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Widita Fembrian