• News

  • Peristiwa

Paripurna Pengesahan RUU KPK Hanya Dihadiri 80 Anggota DPR

Ilustrasi Paripurna DPR
KordaNews
Ilustrasi Paripurna DPR

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggelar Rapat Paripurna 9 di Masa Persidangan I Tahun Sidang 2019-2020, di gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (17/9/2019) siang. 

Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah

Saat membuka rapat, Fahri menyebut bahwa Paripurna ini dihadiri 289 orang yang menandatangani daftar hadir dari total 560 anggota DPR yang mewakili semua fraksi di DPR. 

"Menurut catatan sekretariat jenderal pada hari ini rapat telah dihadiri oleh 289 anggota termasuk di dalamnya yang menandatangani surat izin sebagai tanda ketidakhadiran dan persetujuan pada rapat paripurna kali ini," kata Fahri. 

"Dengan demikian kuorum telah dicapai dan dihadiri oleh semua fraksi. Dan dengan mengucap bismillahirahmaanirrahim perkenankanlah kami pimpinan dewan membuka rapat ini, Selasa 17 September dibuka dan terbuka untuk umum," ujarnya. 

Namun berdasarkan hitungan manual, jumlah yang hadir di ruang Rapat Paripurna berjumlah 80 orang.

Adapun Rapat Paripurna siang ini membahas tiga agenda penting. Pertama, mendengarkan laporan IHPS I tahun 2019 serta penyerahan LHP periode semester I tahun 2019 dari Badan Pemeriksaan Keuangan. 

"Yang kedua, pembicaraan tingkat dua pengambilan keputusan terhadap Rancangan Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan ke II atas Undang-Undang nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi," ungkap Fahri. 

Yang ketiga, pembicaraan tingkat dua pengambilan keputusan terhadap Rancangan Undang-Undang tentang Sumber Daya Air.

 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli