• News

  • Nasional

Revisi UU KPK Disahkan, Fraksi Gerindra ‘Lepas Tangan‘ Soal Dewan Pengawas

Ketua Fraksi Gerindra di DPR Edhy Prabowo.
Ketua Fraksi Gerindra di DPR Edhy Prabowo.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) resmi mengesahkan revisi Undang-undang Nomor 30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/9/2019) siang.

Usai disahkan, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang memimpin rapat memberikan kesempatan kepada fraksi di DPR untuk menyampaikan catatan mereka terkait pengesahan revisi UU KPK. Salah satu fraksi yang memberikan catatan terkait revisi UU tersebut, yakni Gerindra.

"Kita semua tahu semangat DPR dalam revisi undang-undang ini adalah dalam rangka menguatkan KPK itu sendiri dalam rangka pencegahan dan penegakan hukum," kata Ketua Fraksi Gerindra di DPR Edhy Prabowo.

"Namun masih ada ganjalan makanya akibat ganjalan itu membuat kami dalam pembahasan tingkat pertama menolak untuk diteruskan, namun mungkin karena suara kita juga memahami tidak mungkin juga kita ngotot," sambungnya.

Edhy kemudian menyampaikan bahwa Fraksi Gerindra keberatan dengan poin soal Dewan Pengawas KPK yang ditunjuk langsung oleh Presiden.

Diketahui, Ketentuan tentang anggota Dewan Pengawas KPK, terkait tugas, siapa yang bisa menjabat, hingga tata cara pemilihan tertuang dalam Pasal 37A sampai 37G UU 

"Kami hanya ingin memberikan catatan tentang keberatan kami tentang Dewan Pengawas yang ditunjuk langsung tanpa dipilih dalam lembaga independen," ucapa dia.

Menurut Edhy, karena revisi UU KPK sudah disahkan menjadi UU, Gerindra tidak bertanggung jawab apabila nanti Dewan Pengawas KPK yang ditunjuk langsung presiden ini berujung jadi pelemahan KPK.

"Ini menjadi catatan kita semua bahwa kedepan kalau ini masih dipertahankan, kami tidak bertanggung jawab terhadap terjadinya penyalahgunaan semangat penguatan KPK itu sendiri yang ujungnya nanti malah melemahkan, demikian pandangan dari Fraksi Partai Gerindra," tegasnya.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Irawan.H.P