• News

  • Peristiwa

DPR Setujui Anggaran Kemenhub 2020 Sebesar Rp43,11 Triliun

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.
Istimewa
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Komisi V DPR akhirnya menyetujui besaran anggaran Kementerian Perhubungan  (Kemenhub) untuk Tahun Anggaran (TA) 2020 sebesar Rp43,11 triliun. Keputusan itu ditetapkan secara sah pada Rapat Kerja Komisi V DPR tentang Penetapan Hasil Pembahasan Alokasi Anggaran & Program Kementerian/Lembaga Mitra Kerja Komisi V DPR RI dalam Nota Keuangan RAPBN TA 2020.

"Anggaran Kemenhub untuk tahun 2020 telah disetujui sebesar Rp 43,11 Triliun. Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh jajaran Komisi V DPR RI yang telah bersama-sama membahas alokasi anggaran dalam rapat kerja dan rapat dengan pendapat dengan kami," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dari keterangan tertulis, Rabu (18/9/2019).

Total jumlah anggaran ini didapatkan setelah Kemenhub mendapatkan tambahan anggaran sebesar Rp 441,5 miliar untuk membangun infrastruktur transportasi untuk pengembangan destinasi wisata prioritas, pada Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi V DPRI RI. 

Dimana sebelumnya alokasi anggaran Kemenhub tahun 2020 sebesar Rp42,67 triliun Anggaran Kemenhub Tahun 2020 dengan jumlah total Rp 43,11 triliun ini akan digunakan untuk 4 (empat) jenis belanja yaitu, belanja modal sebesar Rp 22,49 triliun (52,16 persen dari total anggaran), belanja pegawai sebesar Rp 4,05 triliun (9,4 persen), belanja barang mengikat Rp 2,98 triliun (6,9 persen), belanja barang tidak mengikat Rp 13,59 triliun (31,54 persen).

Adapun sumber pendanaan dari total anggaran tersebut didapatkan dari berbagai sumber yaitu, rupiah murni sebesar Rp 28,62 triliun (66,4 persen dari total anggaran), Surat Berharga Syariah Negara ( SBSN ) sebesar Rp 6,91 triliun (16 persen), BLU sebesar Rp 1,73 triliun (4 persen), Penerimaan Negara Bukan Pajak ( PNBP ) sebesar Rp 2,90 triliun (6,7 persen), Pinjaman Luar Negeri (PLN) sebesar Rp 2,94 triliun (6,8 persen).

Reporter : PD Djuarno
Editor : Nazaruli