• News

  • Lingkungan

Waspada Gelombang Tinggi Capai 4 Meter hingga 21 September di Wilayah Ini

Ilustrasi gelombang tinggi
dok.Istimewa
Ilustrasi gelombang tinggi

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk selalu waspada adanya potensi gelombang setinggi 1,25 hingga 4 meter yang berpeluang terjadi di beberapa perairan Indonesia dalam beberapa hari kedepan, 18 September - 21 September 2019.

Terdapat pola tekanan rendah 1008 Hpa di Selatan Kamboja. Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya dari Timur - Selatan dengan kecepatan 4 - 30 knot, sedangkan di wilayah selatan Indonesia dari Timur - Tenggara dengan kecepatan 4 - 25 Knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan utara Sabang, Perairan selatan Banten, Perairan Bitung - Manado, Perairan barat Sulawesi Selatan, Selat Makassar bagian selatan, Perairan Merauke, dan Laut Arafuru bagian timur . Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.

Demikian disampaikan Bagian Hubungan Masyarakat dan Biro Hukum dan Organisasi BMKG, Kamis (19/9/2019).

Berdasarkan hasil pantauan BMKG, sejumlah wilayah perairan yang berpeluang mengalami gelombang tinggi dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter adalah Perairan Sabang - Banda Aceh, Perairan Selatan Flores, Perairan Barat Aceh, Laut Sawu, Perairan Barat Nias hingga Kep. Mentawai, Selat Ombaiperairan, P. Rotte – Kupang, Selat Karimata, Laut Timor Selatan NTT, Laut Natuna, Perairan Kep. Sangihe - Kep. Talaud, perairan P. Belitung, Laut Maluku bagian utara, Laut Jawa.

Perairan Timur Bitung – Manado, Perairan utara Jawa Timur hingga Kep.Kangean, Perairan Selatan Kep. Banggai, Perairan Selatan Kalimantan, Teluk Bone bagian selatan, Perairan Kotabaru, Perairan Manui – Kendari, Selat Makassar bagian selatan, Perairan Kep. Wakatobi, Laut Bali Bagian Timur, Perairan Selatan Ambon, Selat Lombok Bagian Utara, Laut Banda, Laut Sumbawa, Laut Seram Bagian Timur, Perairan Kep. Selayar - Kep. Sabalana, Perairan Selatan Kep. Sermata - Kep. Tanimbar, Laut Flores, Perairan Selatan Kep. Kai - Kep. Aru, dan Laut Arafuru.

Adapun sejumlah wilayah perairan lain seperti  Perairan Utara Sabang, Selat Sunda Bagian Selatan, Perairan Barat Aceh, Perairan Selatan Jawa hingga P. Sumba, Perairan Barat Kep. Enggano, Perairan P. Sawu, Perairan Bengkulu hingga Barat Lampung, Selat Bali - Lombok - Alas Bagian Selatan, Samudra Hindia Barat Sumatra, Samudra Hindia Selatan Jawa hingga NTT berpotensi terjadi gelombang tinggi mencapai 2,5 hingga 4 meter.

Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Untuk itu, BMKG selalu mengimbau kepada masyarakat yang tinggal atau beraktivitas harap memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran.

Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), Kapal Tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).

BMKG mohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya