• News

  • Bisnis

Ini Harga CPO Terbaru di Oktober

Harga bea CPO menguat di Oktober.
Sawit Indonesia
Harga bea CPO menguat di Oktober.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Harga referensi produk minyak sawit (crude palm oil/CPO) untuk penetapan Bea Keluar (BK) periode Oktober 2019 adalah US$ 574,86/MT. Harga referensi tersebut menguat US$ 19,31 atau 3,48 persen dibandingkan periode September 2019 yang sebesar US$ 555,55/MT.

Penetapan tersebut tercantum dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 73 Tahun 2019 tentang Penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar.

“Saat ini harga referensi CPO tetap berada pada level di bawah US$ 750/MT. Untuk itu, pemerintah mengenakan BK CPO sebesar USD 0/MT untuk periode Oktober 2019,” ujar Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Indrasari Wisnu Wardhana, dalam siaran persnya, Sabtu (28/9/2019).

BK CPO untuk Oktober 2019 tercantum pada Kolom 1 Lampiran II Huruf C Peraturan Menteri Keuangan No. 13/PMK.010/2017 sebesar US$ 0/MT. Nilai tersebut sama dengan BK CPO untuk periode September 2019 sebesar USD 0/MT.

Sementara itu, harga referensi biji kakao pada Oktober 2019 sebesar USD 2.272,74/MT. Nilai harga tersebut turun 1,46 persen atau US$ 33,72 dari bulan sebelumnya yang sebesar US$ 2.306,46/MT. Hal ini berdampak pada penurunan HPE biji kakao pada Oktober 2019 menjadi US$1.991/MT, turun 1,63 persen atau US$ 33 dari periode sebelumnya yang sebesar US$ 2.024/MT.

Penurunan harga referensi dan HPE biji kakao disebabkan melemahnya harga internasional. Penurunan ini tidak berdampak pada BK biji kakao yang tetap 5 persen. Hal tersebut tercantum pada kolom 2 Lampiran II Huruf B Peraturan Menteri Keuangan No. 13/PMK.010/2017.

Sedangkan untuk HPE dan BK komoditas produk kayu dan produk kulit tidak ada perubahan dari periode bulan sebelumnya. BK produk kayu dan produk kulit tercantum pada Lampiran II Huruf A Peraturan Menteri Keuangan No. 13/PMK.010/2017.

Editor : Sulha Handayani