• News

  • Peristiwa

Ini Keuntungan bagi Korporasi Ikut Co Branding dengan Kemenpar

Wonderful Indonesia promosi ke AS.
Kemenpar
Wonderful Indonesia promosi ke AS.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Tenaga Ahli Kemenpar Bidang Manajemen Strategis, Priyantono Rudito menjelaskan bahwa pengembangan kerja sama dengan mitra co-branding, kolaborasi produk juga dilakukan dengan beberapa mitra sekaligus. Hal ini dilakukan agar kemitraan tersebut dapat menembus pasar regional atau era revolusi industri 4.0.

"Sebagai contoh, kerja sama yang dilakukan yakni pay later card yang bisa dilakukan oleh tiga perusahaan, yakni BRI, Visa, dan Traveloka," kata Priyanto, di sela acara  Wonderful Co-Branding Wonderful Indonesia, Jumat (27/9/2019).

Salah satu pihak yang bekerjasama dengan Kemenpar yakni Asosiasi Lisensi Indonesia (ASENSI). Sebagai komitmen kerjasama, Asensi dan Kemenpar telah melakukan penandatanganan kerja sama “Pada acara ini, 26 anggota ASENSI berkomitmen untuk bersama-sama mempromosikan merek Wonderful Indonesia,” katanya.

Ketua ASENSI, Susanty Widjaya, C.F.E. mengatakan, ASENSI mendukung penuh Wonderful Indonesia menjadi National Brand, merek yang menjadi kebanggaan Bangsa Indonesia.

Adapun anggota-anggota Asensi yang menandatangani MoU Co-Branding adalah:
1.  Bakmi Naga Resto
2. Bandar Djakarta
3. Batavia Café
4. Crispy Duck Bebek Garing
5. Dim Summer
6. Fun World
7.  IBOE
8. IGS
9. Inaco
10. JhonWin
11. Kavlink Digital
12. Kepuh Kencana
13. LGS
14. Mie Batavia
15. MOOI
16. Naugthy
17. NCS
18. Neo Promosindo
19. Omega Hotel Manajemen
20. Pizzamaru
21. Prada Mart
22. Sativa Sanur
23. Sunrise Mall
24. Uni Pin
25. Zinium
26. Amazy

"ASENSI merupakan perkumpulan atau wadah organisasi pertama di Indonesia yang secara khusus fokus untuk memajukan perekonomian nasional yang didasari oleh pemanfaatan kekayaan intelektual berbasis lisensi. Dengan adanya momentum ini dapat menjadi preseden dan juga iktibar, bagi institusi lain baik pemerintahan maupun swasta, terutama yang memiliki kepentingan promosi ke kancah internasional," lanjut Susanty.

Editor : Sulha Handayani