• News

  • Peristiwa

Lagi, Tentara Israel Tembak Mati Seorang Pemuda Palestina

Tentara  Israel bersenjata lengkap mengepung warga Palestina.
Indianexpress
Tentara Israel bersenjata lengkap mengepung warga Palestina.

GAZA, NETRALNEWS.COM - Tentara Israel kembali menembak mati seorang pemuda warga Palestina. Kali ini penembakan terjadi dalam unjuk rasa di sepanjang perbatasan Jalur Gaza dan Israel pada Jumat (27/9/2019).

Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan, korban tewas bernama Saher Othman, yang berusia 20 tahun. Sementara itu, 52 orang lainnya mengalami luka selama aksi kekerasan, 27 orang di antaranya akibat tembakan langsung.

Juru bicara militer Israel mengatakan kepada Reuters Sabtu (28/9/2019), pasukan yang ditempatkan di sepanjang perbatasan tidak melakukan tembakan langsung. 

Pihaknya mengatakan 7.000 warga Palestina berunjuk rasa, yang katanya melemparkan sejumlah bom molotov dan bahan peledak ke arah pasukan.

"Pasukan IDF (Pasukan Pertahanan Israel) merespons dengan membubarkan massa," kata juru bicara militer Israel.

Massa sudah hampir 2 tahun melakukan unjuk rasa yang dijuluki "Pawai Akbar Kepulangan", untuk menyeru dihentikannya blokade keamanan yang diberlakukan Israel dan Mesir. Mereka juga menuntut agar rakyat Palestina memiliki hak untuk kembali ke tanah mereka, yang direbut secara paksa dengan pendirian Israel pada 1948.

Israel menolak pengembalian semacam itu, dengan mengatakan itu tidak akan menghilangkan mayoritas Yahudi.

Sejumlah pejabat Mesir, Qatar dan PBB berupaya menjaga ketenangan di perbatasan dalam beberapa bulan belakangan.

Sekitar 210 warga Palestina meninggal sejak unjuk rasa meletus pada Maret 2018, menurut petugas medis Gaza.

Israel merebut Jalur Gaza dalam perang 1967 dan menarik pasukan dan warganya pada 2005. Pihaknya mengatakan blokade keamanan diperlukan guna menghentikan senjata menjangkau HAMAS, kelompok gerilyawan yang terlibat perang dengan Israel tiga kali dan menembakkan ribuan roket dalam 10 tahun terakhir.

Editor : Nazaruli